Diduga Ada Kutipan Liar di Lokasi Rekreasi Mantak Tari, Muspika Simpang Tiga Gelar Rapat

Muspika Simpang Tiga, Pidie menggelar rapat di kantor camat setempat, Rabu (17/7/2019) pukul 16:20 WIB....

Diduga Ada Kutipan Liar di Lokasi Rekreasi Mantak Tari, Muspika Simpang Tiga Gelar Rapat
For Serambinews.com
Muspika Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, menggelar rapat di kantor camat setempat, Rabu (17/7/2019). Rapat itu membahas dugaan kutipan liar di Pantai Mantak Tari. 

 
Diduga Adanya Kutipan Liar di Lokasi Rekreasi Mantak Tari, Muspika Simpang Tiga Gelar Rapat

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI -  Muspika Simpang Tiga, Pidie menggelar rapat di kantor camat setempat, Rabu (17/7/2019) pukul 16.20 WIB.

Rapat tersebut membahas terhadap adanya kutipan liar di lokasi rekreasi pantai Mantak Tari dari pengunjung pantai tersebut. 

Besaran kutipan liar tersebut telah viral di medsos, yang dipungut Rp 5 ribu untuk roda dua dan Rp 10 ribu untuk roda empat.

Dalam rapat tersebut dihadiri Muspika Simpang Tiga, imum mukim, empat keuchik, ketua pemuda dan aparatur gampong. 

" Kita menggelar rapat tersebut hendaknya adanya solusi terkait pengutipan liar di pantai Manta Tari," kata Camat Simpang Tiga, Abdul Manan SSos, yang dihubungi Serambinews.com, Rabu (17/7/2019).

Ia menyebutkan, persoalan kutipan liar telah menjadi polemik di dalam masyarakat dan medsos. Sehingga harus dicari solusi cepat.

Kapolres Pidie, AKBP Andi NS Siregar SIK, melalui Waka Polres, Kompol Iskandar SE Ak, kepada Serambinews.com, Rabu (17/7/2019) menjelaskan, informasi pemungutan liar diketahuinya dari medsos sehingga masyarakat resah. 

Baca: TNI Butuh Prajurit Profesional

Baca: Atlet Silat Putri IAIN Langsa Sumbang Medali Emas di PIONIR IX Kota Malang

Baca: Kemenag Aceh Raih Capaian Kinerja Tertinggi se-Sumatera, Kabag TU: Ini Kerja Keras Semua Satker

Dikatakan, pihaknya telah memerintahkan Polsek Simpang Tiga untuk mencari solusi dengan melaksanakan rapat dengan muspika, agar mencari solusi terhadap dugaan pemungutan liar di pantai Mantak Tari.

" Hasil rapat yang telah digelar, bahwa segala bentuk pemungutan liar baik berupa uang parkir dilarang mengambil selama belum adanya aturan," sebutnya.

Ia menambahkan, poin lain hasil rapat yang disepakati, jika adanya masyarakat melakukan pemungutan liar, maka akan diproses secara hukum.

" Poin lainnya disepakati warga dibolehkan berada di Mantak Tari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pengunjung wajib menjaga norma syariat islma," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved