Jaksa Lhokseumawe Terima Pelimpahan Empat Tersangka Kasus Sabu 53 Kg dari BNN Pusat

Keempat tersangka yang kesemuanya warga Lhokseumawe tersebut berinisial Ib (36), Ha (27), Ir (28), dan Mu (27).

Jaksa Lhokseumawe Terima Pelimpahan Empat Tersangka Kasus Sabu 53 Kg dari BNN Pusat
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Boat yang menjadi barang bukti dalam kasus penangkapan 53 Kg sabu di perairan Lhokseumawe dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Lhokseumawe saat proses pelimpahan keempat tersangka dan barang bukti, Rabu (17/7/2019) sore. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Rabu (17/7/2019) sore menerima empat tersangka dalam kasus dugaan kepemilikan 53 Kg sabu-sabu dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

Selain tersangka, jaksa juga menerima barang bukti berupa dua unit boat, Handphone, satu pucuk pistol, dan sabu (sisa yang belum dimusnahkan).

Diberitakan sebelumnya, Tim F1QR Lanal Lhokseumawe berhasil menangkap dua boat
yang bermuatan 53 Kg sabu di perairan Ujong Blang Lhokseumawe, Senin (18/3/2019) lalu.

Polisi juga ikut mengamankan empat tersangka dan satu pucuk pistol jenis Pietro Beretta beserta magazen dan tujuh butir amunisi.

Keempat tersangka yang kesemuanya warga Lhokseumawe tersebut berinisial Ib (36), Ha (27), Ir (28), dan Mu (27).

Setelah ditangkap oleh TNI AL, selanjutnya tersangka diserahkan ke BNN pusat untuk proses hukum lanjutan.

Kejari Lhokseumawe, M Ali Akbar, melalui Kasi Pidum Fakhrillah, menyebutkan, pada Juni lalu, pihaknya menerima pelimpahan berkas (tahap pertama).

Baca: Kejari Bireuen Musnahkan Sabu-sabu, Ganja, HP dan Timbangan Digital

Baca: Transaksi Sabu di Tengah Laut

Baca: Kejari Bireuen Musnahkan Sabu-sabu, Ganja, HP dan Timbangan Digital

Selanjutnya dikakukan penelitian berkas. Tidak lama kemudian, berkasnya pun dinyatakan lengkap.

"Sehingga hari ini (kemarin-red), bisa dilaksanakan penyerahan para tersangka dan barang bukti," katanya.

Jadi, setelah proses pelimpahan selesai, maka para tersangka langsung dititipkan ke Lembaga Permasyrakatan (LP) Klas II Lhokseumawe dengan status tahanan jaksa.

"Kita akan langsung mempersiapkan administrasi dan dakwaan untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe," demikian Fakhrillah. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved