Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Pesantren di Lhokseumawe, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Terkait kondisi tersebut, maka kuasa hukum tersangka, yakni Armia dan Muzakir, mengirim pernyataan tertulis kepada Setambinews.com melalui WhatsApp.

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Pesantren di Lhokseumawe, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Serambi
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambamg, Kamis (11/7/2019) memberi keterangan pers terkait dugaan pelecehan seksual sesama jenis dengan tersangkanya oknum pimpinan pasantren dan guru ngaji pada sebuah pesantren di Lhokseumawe 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Oknum pimpinan Pasantren An dan seorang guru mengaji yang menjadi tersangka dalam dugaan pelecehan seksual terhadap santri pria (sesama jenis) sampai dengan Rabu (17/7/2019) masih ditahan di sel Mapolres Lhokseumawe.

Terkait kondisi tersebut, maka kuasa hukum tersangka, yakni Armia dan Muzakir, mengirim pernyataan tertulis kepada Setambinews.com melalui WhatsApp.

Berikut pernyataan kuasa hukum kedua tersangka:

Kalau sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan jawaban dari Polres Lhokseumawe, terkait permohonan penangguhan tahanan.

"Namun kita tetap optimis dan berharap, Kapolres akan mengabulkan penangguhan penahanan terhadap kedua tersangka," katanya.

Lalu, menyangkut dengan alasan pihaknya mengajukan penangguhan penahanan, pertama, mengajukan dan mendapatkan penangguhan penahanan adalah hak setiap tersangka.

Kedua, pihaknya juga ingin menunjukkan bahwa tersangka berkomitmen untuk kooperatif mengikuti proses hukum.

Meskipun tanpa dilakukan penahanan dipastikan tersangka akan hadir setiap saat dipanggil.

Serta perlu diklarifikasi bahwa, oknum pimpinan pasantren pertama kali hadir sebagai saksi, diperiksa, langsung ditetapkan status sebagai tersangka dan esoknya langsung ditahan.

Halaman
12
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved