Kejari Bireuen Musnahkan Sabu-sabu, Ganja, HP dan Timbangan Digital

Handphone (HP) berbagai merek sebanyak 30 unit dan dua unit timbangan digital langsung dihancurkan dengan palu

Kejari Bireuen Musnahkan Sabu-sabu, Ganja, HP dan Timbangan Digital
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Kajari Bireuen, M Junaedi SH MH dan Bupati Bireuen, H Saifannur SSos, bersama Pimpinan Forkopimda, memusnahkan barang bukti sabu-sabu, ganja, Handphone (HP) dan timbangan digital, di halaman kantor kejaksaan setempat, Rabu (17/7/2019). 

Kejari Bireuen Musnahkan Sabu-sabu, Ganja, HP dan Timbangan Digital

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, memusnahkan sebanyak 2.298,69 gram sabu-sabu, pada acara pemusnahan barang bukti di kantor Kejari setempat, Rabu (17/7/2019).

Pemusnahan sabu-sabu itu dilakukan dengan cara dilarutkan dalam cairan khusus yang telah dipersiapkan oleh pegawai kejaksaan setempat.

Selain sabu-sabu, Kejari Bireuen juga memusnahkan barang bukti ganja sebanyak 31,7 kilogram dengan cara dibakar.

Baca: Bahayakan Pengendara, Warga Peusangan Bireuen Tutup Lubang Jalan Dengan Kardus

Handphone (HP) berbagai merek sebanyak 30 unit dan dua unit timbangan digital langsung dihancurkan dengan palu.

Pemusnahan barang bukti sabu-sabu, ganja, HP, dan timbangan digital itu dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), M Junaedi SH MH, Bupati Bireuen, H Saifannur SSOs, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Amrul Huda SE MM MSc, Ketua Pengadilan Negeri (PN), Zufida Hanum SH MH, dan Wakapolres Bireuen, Kompol Jatmiko SH.

Pemusnahan barang bukti narkotika, HP dan timbangan digital itu, juga turut dilakukan oleh perwakilan dari Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU), Tgk H Jamaluddin Idris dan perwakilan dari Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bireuen, AKP Muhammad Nasir SH, serta Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Amir Addani M Kes.

Kajari Bireuen, M Junaedi SH mengatakan, pemusnahan barang bukti sabu-sabu, ganja dan barang bukti lainnya itu, sesuai dengan putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (incracht).

Baca: Guna Tingkatkan Investasi Migas Aceh, Pemerintah Pusat Serahkan Data Hulu Minyak dan Gas Aceh

"Barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan barang bukti periode Januari hingga Juni 2019," terang M Junaedi SH MH.

Katanya, ini merupakan penegakan hukum bukan hanya refresif, tapi kesadaran hukum yang digarapkan.

"Kita sudah menyatakan berkali-kali bahwa kita perang terhadap narkoba, kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba karena narkoba membunuh generasi bangsa," ujar Kajari. (*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved