Korban Melapor Bertambah Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren di Lhokseumawe

untuk saksi sampai saat ini sudah ada 14 orang yang dimintai keterangan, baik saksi korban, orang tua korban, dan juga saksi ahli

Korban Melapor Bertambah Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren di Lhokseumawe
SERAMBI/ZAKI MUBARAK
KAPOLRES Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta saat gelar konferensi pers dengan dihadirkan dua tersangka terhadap kasus pelaku pelecehan seksual 5 santri , Kamis (11/7/2019). 

Korban Melapor Bertambah Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren An di Lhokseumawe

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Penyidik Polres Lhokseumawe sampai saat ini masih terus mengembangkan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum pimpinan pasantren dan seorang oknum guru mengaji terhadap sejumlah santrinya (sesama jenis).

Bahkan jumlah korban yang melapor telah bertambah.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang,
menyebutkan, awalnya dari 15 santri yang terindikasi sebagai korban, hanya lima yang telah melaporkan secara resmi.

Baca: Ombudsman Dorong Polisi Hukum Berat Pelaku Pelecehan Seksual di Lhokseumawe

Namun sekarang ini sudah ada satu lagi santri lagi yang sudah melapor. Sehingga sudah ada enam korban yang melapor.

"Sejauh ini untuk korban tambahan yang melapor tersebut belum dimintai keterangan," katanya.

Ditambahkan, untuk saksi sampai saat ini sudah ada 14 orang yang dimintai keterangan, baik saksi korban, orang tua korban, dan juga saksi ahli.

Diberitakan sebelumnya, oknum pimpinan Pasantren An (singkatan) di Kota Lhokseumawe beserta dengan seorang guru mengajinya (keduanya pria) kini ditahan di Polres Lhokseumawe.

Keduanya ditahan atas dugaan telah melakukan pelecehan seksual pada santri pria (sesama jenis) yang berumur antara 13- 14 tahun.

Halaman
12
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved