Lhokseumawe Siap Jadi Tuan Rumah MTQ

KOTA Lhokseumawe merupakan daerah yang belum pernah menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)

Lhokseumawe Siap Jadi Tuan Rumah MTQ
IST
PEMKO Lhokseumawe memaparkan kesiapan menjadi tuan rumah MTQ XXXV tingkat Provinsi Aceh di aula serba guna Dinas Syariat Islam Aceh, beberapa waktu lalu.

KOTA Lhokseumawe merupakan daerah yang belum pernah menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh. Sehingga, berbagai lapisan masyarakat sangat mengharapkan agar Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dapat menetapkan Lhokseumawe menjadi tuan rumah MTQ XXXV tahun 2021.

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya menjelaskan, sejak lama mereka sangat ingin menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Aceh. Malahan, mereka sudah lima kali mengajukan diri menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi, tapi belum pernah disetujui.

Pada 16 Januari 2019 lalu, pihaknya menyambut gembira ketika kembali mendapatkan surat dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Aceh tentang usulan calon tuan rumah MTQ 2012. Lalu, mereka langsung mengajukan surat permohonan pencalonan menjadi tuan rumah MTQ kepada Plt Gubernur Aceh, pada Februari 2019.

Sebagai bentuk keseriusan, mereka juga menyertai surat dukungan dari DPRK tentang kesiapan mengalokasikan dana senilai Rp 40 miliar untuk persiapan MTQ tingkat provinsi. Di mana bila disetujui Lhokseumawe menjadi tuan rumah, dana yang menjadi kewajiban Pemko untuk persiapan akan dialokasikan dalam dua tahap, yakni APBK 2020 dan 2021.

Selanjutnya, pada 27 Maret 2019, Pemko melakukan pemaparan tentang kesiapan menjadi tuan rumah di aula Serba Guna Dinas Syariat Islam Aceh di Banda Aceh. Saat pemaparan, dihadiri langsung Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, Sekdako Miswar Ibrahim, Ketua DPRK M Yasir Umar, dan berbagai unsur pemerintahan.

“Dalam materi pemaparan, keinginan kuat agar MTQ XXXV digelar di sini karena Lhokseumawe belum pernah menjadi tuan rumah. Selain itu, dalam mewujudkan visi misi Kota Lhokseumawe yang melandaskan nilai-nilai islami,” ungkap Suaidi Yahya.

Lalu, sarana dan prasarana sangat mendukung untuk pemondokan baik hotel, wisma, dan perumahan. Kemudian fasilitas kesehatan berupa rumah sakit umum ataupun puskesmas. Kecuali itu, letak Kota Lhokseumawe sangat mudah dijangkau karena di lintasan Jalan Medan-Banda Aceh. Bagi daerah yang membutuhkan transportasi udara juga tersedia melalui Bandara Malikussaleh.

Suadi Yahya menyatakan, rencana lokasi arena utama MTQ 2012 letaknya sangat dekat dengan pusat kota, yakni di Lapangan Meunasah Blang Kandang. Karena, lahannya mencapai empat hektare lebih. Sementara arena tambahan berada di seputaran pusat kota, seperti lapangan Hiraq, halaman meseum, Masjid Jamik dan lainnya. Semua lokasi sangat mudah dijangkau dari tempat pemondokan yang akan disediakan Pemko.

“Kita memang sangat siap menjadi tuan rumah MTQ 2012 dengan berbagai fasilitas. Kami sangat mengharapkan agar Plt Gubernur Aceh untuk kali ini memberikan kesempatan kepada Pemko Lhokseumawe menjadi tuan rumah, sebagaimana harapan seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Suaidi Yahya.

Harumkan Nama Aceh
Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad menyebutkan, sudah lama pihaknya memiliki keinginan kuat agar MTQ tingkat Provinsi Aceh bisa dilaksanakan di Lhokseumawe. Bahkan, saat pemaparan kesiapan pada Maret 2019 lalu, ia langsung hadir.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved