Pemkab Bener Meriah Imbau PNS/CPNS Tak Pakai Elpiji 3 Kg

Hal ini tertuang dalam surat edaran Bupati Nomor 75/808 tentang Perihal Himbauan Gas LPG 3 Kg, tanggal 08 Juli 2019 serta berdasarkan...

Pemkab Bener Meriah Imbau PNS/CPNS Tak Pakai Elpiji 3 Kg
Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST didampingi Wakapolres Aceh Selatan, Kompol Iskandar SE.Ak dan Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan, Iptu Muhammad Isral S.IK memperlihatkan barang bukti Gas Elpiji 3 Kg yang dijual diatas HET, Kamis (1/3). SERAMBI/TAUFIK ZASS 

Laporan Muslim Arsani | Redelong 

Pemkab Bener Meriah Imbau PNS/CPNS Tak Pakai Elpiji 3 Kg

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah menerbitkan surat edaran tentang pelarangan kepada seluruh PNS/CPNS di lingkungan Pemkab setempat untuk tidak menggunakan gas atau elpiji 3 kilogram.

Hal ini tertuang dalam surat edaran Bupati Nomor 75/808 tentang Perihal Himbauan Gas LPG 3 Kg, tanggal 08 Juli 2019 serta berdasarkan surat edaran Gubernur Aceh Nomor 540/8345 tertanggal 13 Juni 2019.

Baca: Kejari Bireuen Musnahkan Sabu-sabu, Ganja, HP dan Timbangan Digital

Plt Sekda Bener Meriah, Khairun Aksa, kepada Serambinews. com, Rabu (17/7/2019), mengatakan bahkan berdasarkan Permen ESDM Nomor 26/2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG, dijelaskan, bahwa LPG 3 Kg merupakan LPG tertentu yang mempunyai kekhususan karena kondisi tertentu, seperti penggunaannya, kemasannya, volume dan/atau harga yang masih harus diberikan subsidi dan peruntukan bagi konsumen rumah tangga dan usaha mikro dengan kriteria tertentu.

Sesuai ketentuan tersebut, lanjutnya maka untuk mengantisispasi agar penggunaan LPG tabung 3 Kg tepat sasaran, maka Pemkab Bener Meriah mengeluarkan surat edaran sebagai berikut, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan PemKAB dilarang menggunakan gas LPG 3 kg.

Larangan yang sama juga berlaku kepada pelaku usaha, selain usaha mikro yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 50.000.000, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan setiap tahun lebih dari Rp 300.000.000, juga dilarang menggunakannya.

Baca: Bahayakan Pengendara, Warga Peusangan Bireuen Tutup Lubang Jalan Dengan Kardus

Sesuai isi surat tersebut, larangan ini juga berlaku bagi seluruh masyarakat Bener Meriah yang berpenghasilan lebih dari Rp 1.500.000 per bulan dan tidak memiliki surat keterangan tidak mampu dari kampung.

"Bupati melalui saya menghimbau kepada seluruh PNS/CPNS di bawah koordinasi masing-masing untuk segera beralih menggunakan tabung LPG selain dari ukuran 3 Kg," tegas Khairun.

Dijelaskannya, surat edaran tersebut ditujukan kepada, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, para Kepala SKPK, para Kabag, para Camat, para Kepala UPTD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Baca: Rudal Canggih Rusia Buat Barat Gelisah, Trump Salahkan Obama Sebagai Penyebab Turki Beli S-400

Sementara Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bener Meriah, Wahidi, ketika dimintai tanggapannya, mengatakan, “ini suatu kebijakan yang tepat, apa yang telah diserukan oleh pimpinan, agar supaya himbuan ini bisa ditaati oleh para PNS/CPNS di lingkungan Pemerintah Bener Meriah," kata Kabag Humas Wahidi singkat. (*)


Penulis: Muslim Arsani
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved