Peredaran Narkoba di Banda Aceh Terendah

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mendapat apresiasi sebagai kepala daerah yang mampu membawa

Peredaran Narkoba di Banda Aceh Terendah
IST
WALI Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyambut kedatangan Kepala BNN RI. Komjen Pol Heru Winarko pada acara coffee morning di Pendopo Wali Kota, Senin (15/7). 

* Dari Seluruh Ibu Kota di Indonesia

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mendapat apresiasi sebagai kepala daerah yang mampu membawa Ibu Kota Provinsi Aceh menjadi kota dengan tingkat peredaran narkoba terendah se-Indonesia. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Heru Winarko, saat menghadiri coffee morning, di Pendopo Wali Kota, Senin (15/7).

Acara itu ikut dihadiri KepalaBNNP Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naser, Kasdam IM Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin, Danlanud SIM Kolonel Pnb Hendro Arief, Kakanwil Bea Cukai Aceh Supriadi, serta jajaran forkopimda dan pimpinan BUMN lainnya.

“Saya bangga denganBanda Aceh, dimana kota ini satu-satunya kota yang prevalensi peredaran narkobanya sangat rendah. Tentu hal ini tidak lepas dari komitmen wali kotanya serta kesadaran dari seluruh masyarakatnya. Ini buah kerja keras Wali Kota dalam menghalau narkoba,” ucap Heru.

Ia pun menerangkan, BNN telah merancang beberapa program sebagai upaya menekan serta mempersempit ruang peredaran barang haram tersebut. “Kami akan membina para petani agar bisa memanfaatkan lahannya dan menanam seperti jagung dan tanaman bermanfaat lainnya yang menghasilkan dan akan kita distribusikan secara cepat untuk hasilnya,” ujar Heru.

Hal tersebut, lanjutnya, dapatmembantu petani di bidang ekonomi serta turut mengurangi narkotika dengan memanfaatkan lahan yang selama ini peruntukkannya salah. Menyambut hal itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang turut serta dalam menuntaskan narkotika di Tanah Rencong. Dalam rangka mempersempit ruang gerak pengedar, Wali Kota menyebutkan, Pemko Banda Aceh telah melakukan berbagai upaya, salah satunya denganmembuat gerakan seluruh gampong untuk sepakat menandatangani komitmen memerangi narkoba. “Kami akan terus bersinergi, menekan sekecil mungkin peredaran narkoba di kota ini. Jika ada terlihat indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitar lingkungannya kami minta segera dilaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya.

Wali Kota Aminullah juga menjelaskan dengan terjaganya Kota Banda Aceh dari bahaya narkoba, maka itu akan berimbas pada sektor lainnya. “Pemko sedang gencar-gencarnya menggenjot sektor wisata, melakukan berbagai upaya untuk mendatangkan investor. Maka dari itu, keamanan dan kenyaman kota adalah hal yang paling utama,” pungkasnya.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved