Polres Lhokseumawe Tangkap 3 Tersangka Penyebar Hoaks Pada Kasus Pelecehan Seksual di Pesantren

polisi juga telah mengamankan tiga tersangka diduga sebagai penyebar hoaks yang berkaitan dengan kasus dugaan pelecehan seksual di pesantren

Polres Lhokseumawe Tangkap 3 Tersangka Penyebar Hoaks Pada Kasus Pelecehan Seksual di Pesantren
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang memperlihatkan bukti tulisan yang disebarkan ketiga tersangka yang berkaitan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di pasantren An, Rabu (17/7/2019). 

Polres Lhokseumawe Tangkap 3 Tersangka Penyebar Hoaks Pada Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren An

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Penyidik Polres Lhokseumawe sampai saat ini masih terus mengembangkan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum pimpinan pasantren dan seorang oknum guru mengaji terhadap sejumlah santrinya (sesama jenis).

Selain itu, polisi juga telah mengamankan tiga tersangka diduga sebagai penyebar hoaks yang berkaitan dengan kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, menyebutkan, sejak tiga hari lalu, pihaknya telah mengamankan tiga tersangka penyebaran informasi bohong atau hoaks.

Baca: VIDEO - Tinggalkan Jejak Kaki, Buaya yang Masuk ke Sungai Lhoong Aceh Besar Ditangkap

Dimana informasi yang disebarkan sangat berkaitan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga melibatkan oknum pimpinan Pasantren An dan seorang guru mengaji tersebut.

Ketiga tersangka tersebut, Hs (29), petani, yang mengupload tulisan tersebut ke facebook, Im (19) mahasiswa yang memposting berita tersebut ke dalam sebuah grup WhatsApp, dan Na (21), mahasiswi, memposting ke grup WhatsApp yang materinya diambil dari grup WhatsApp lainnya.

Menurut AKP Indra T Herlambang, dalam tulisan tersebut salah satunya adanya kata-kata terkait adanya pengakuan salah satu anggota penyidik, kalau perkara tersebut adalah perkara yang dipaksakan.

"Akhirnya karena ini sudah menimbulkan kegaduhan dan menimbulkan pendapat masyarakat yang berbeda, akhirnya kita amankan tersangka penyebarnya," ujar AKP Indra T Herlambang.

Baca: 5 Fakta Kontraktor Sebut Bupati Aceh Tengah Biadab di Facebook, Mengaku Kecewa Kalah Tender Proyek

Namun sejauh ini dipastikan kalau ketiga tersangka tersebut bukan pembuat tulisan tersebut, tapi hanya penyebar.

Halaman
123
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved