154 Mahasiswa UUI KKN di Tangan-Tangan, Ini Permintaan Wabup

Sebanyak 154 Mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya)..

154 Mahasiswa UUI KKN di Tangan-Tangan, Ini Permintaan Wabup
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Sebanyak 154 Mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (18/7/2019). 

154 Mahasiswa UUI KKN di Tangan-Tangan, Ini Permintaan Wabup

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya


SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sebanyak 154 Mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (18/7/2019) di halaman kantor camat setempat.

Kedatangan 154 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di 15 gampong di kecamatan Tangan-Tangan itu, disambut oleh wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, camat Tangan-Tangan dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, wakil Bupati Abdya, Muslizar MT mengucapkan terimakaih kepada rektor dan civitas Universitas Ubudiyah Indonesia yang telah memilih Abdya sebagai tempat KKN para mahasiswanya. 

"Kami menyambut gembira, karena dengan Kuliah Kerja Nyata ini sedikit banyak akan membantu masyarakat diantaranya meningkatkan pengetahuan dan ikut mencerdaskan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Tangan-Tangan," ujar wakil Bupati Abdya, Muslizar MT.

Muslizar mengharapkan kehadiran mahasiswa yang akan tinggal di 15 desa di kecamatan Tangan-Tangan itu dapat membantu menunjang pembangunan dalam berbagai sektor dan mendukung program aparatur gampong.

"Semoga peserta KKN mampu mengajak masyarakat hidup teratur dan mampu memberdayakan sumber daya yang ada,"katanya.

Selain itu, ia meminta kehadiran mahasiswa di desa juga dapat berkolaborasi untuk program peningkatan ekonomi masyarakat, dengan memperkenalkan Inovasi dan teknologi dalam mengembangkan usaha, sehingga memiliki nilai tambah tersendiri dan memiliki daya saing bagi masyarakat.

"Semoga para mahasiswa Ubudiyah yang KKN di Abdya dapat mentranformasi ilmu yang sudah didapatkan di perguruan tinggi untuk kebaikan masyarakat Tangan-Tangan," pintanya.

Selain itu, Muslizar juga berpesan kepada para mahasiswa Universitas Ubudiyah, dapat melakukan identifikasi masalah yang ada dalam masyarakat. Hal itu sebagai bahan masukan bagi pihaknya untuk perbaikan pada masa mendatang. 

Baca: Kejati Aceh Sita Rp 36 Miliar Uang dari PT Perinus Terkait Kasus Keramba di Sabang

Baca: Yanto Tarah Terpilih Sebagai Ketum Pengprov Perbakin Aceh, Ini Harapannya

Baca: FOTO-FOTO : Kejati Aceh Sita Miliaran Rupiah Uang Korupsi Keramba Jaring Apung di Sabang

"Disamping itu kami juga memimta adik-adik mahasiswa juga dapat membantu mengurai permasalahan yang ada di masyarakat," pintanya.

Karena, lanjutnya, selama ini  masyarakat masih banyak berfikir maju dan berkembang sebuah desa diukur pada banyak infrastrukturnya saja.

Padahal selain infrastruktur,  masyarakat yang mandiri, kreatif, dan mampu menggali dan meningkatkan potensi perekonomian masyarakat juga tanda-tanda desa yang maju dan berkembang.

"Apalagi ada adik-adik ada jurusan informatika, semoga dengan hadirnya adik-adik ini bisa memasarkan berbagai produk potensi lokal, sehingga para kaum ibu di Abdya lebih serius dan tekun dengan usahanya," pungkas putra asli Tangan-Tangan tersebut. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved