Farouk Ternyata Sudah Lama Protes Foto Terlalu Cantik, Evi: Masak Saya Pasang Foto Saat Bangun Tidur

Rupanya bukan hanya di Mahkamah Konstitusi (MK) saja caleg dari NTB Farouk Muhammad mempersoalkan rupa foto pesaingnya Evi Apita Maya

Farouk Ternyata Sudah Lama Protes Foto Terlalu Cantik, Evi: Masak Saya Pasang Foto Saat Bangun Tidur
Capture Youtube /Kolase Tribunnews.com
Caleg DPRD terpilih,Evi Apita Maya yang digugat ke MA karena dituding mengedit fotonya hingga terlihat sangat cantik 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Rupanya bukan hanya di Mahkamah Konstitusi (MK) saja caleg dari NTB Farouk Muhammad mempersoalkan rupa foto pesaingnya Evi Apita Maya yang dianggap terlalu cantik.

Dalam persidangan sengketa hasil pileg di Gedung MK, Kamis (18/7/2019) sore, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB M. Khuwailid yang dihadirkan sebagai pemberi keterangan mengatakan, Farouk juga pernah mempersoalkan hal yang sama ketika proses Pemilu sedang berlangsung.

"Jadi dia (pihak Farouk), pernah datang ke Bawaslu, (melaporkan) bahwa terjadi pelanggaran administrasi terkait penggunaan foto editan (Evi Apita Maya)," kata Khuwailid kepada majelis hakim.

Saat itu, Farouk berpendapat, Evi memanipulasi masyarakat dengan mengedit fotonya yang terpampang pada alat peraga kampanye (APK) dan surat suara.

Farouk menyebut, hal itu sebagai pelanggaran administrasi pemilu. Namun, laporan Farouk disampaikan tepatnya pada tanggal 16 Mei 2019.

Pada tanggal tersebut, rekapitulasi suara pemilu di Provinsi NTB selesai dilaksanakan sejak tiga hari sebelumnya alias 13 Mei 2019.

Bawaslu pun menilai, laporan Farouk telah melewati batas waktu sehingga tidak dapat ditindaklanjuti.

Bahkan, Khuwailid juga mendapatkan informasi, Farouk sudah memprotes foto Evi sejak rapat rekapitulasi suara pemilu tingkat Provinsi NTB jauh sebelum pencoblosan.

Namun, saat itu tidak ada mekanisme yang dapat memfasilitasi protes Farouk sehingga proses Pemilu dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

"Setelah dikeluarkan daftar calon sementara (DCS) oleh KPU RI, maka diumumkan kami dari Bawaslu tidak menerima tanggapan, masukan, atau keberatan dari pihak-pihak terkait dengan penggunaan foto," kata Khuwailid.

Fotocalon anggotaa DPD RI Evi Apita Maya yang dipersoalkan oleh saksi Farouk Muhammad yang mengangap Evi melakukan pemalsuan dokumen karena fotonya jadi cantik. Evi sendiri lolos ke Senayan lantaran foto cantiknya tersebut. (Dok. Istimewa)
Fotocalon anggotaa DPD RI Evi Apita Maya yang dipersoalkan oleh saksi Farouk Muhammad yang mengangap Evi melakukan pemalsuan dokumen karena fotonya jadi cantik. Evi sendiri lolos ke Senayan lantaran foto cantiknya tersebut. (Dok. Istimewa) 
Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved