Mata Ie Kembali Kehabisan Air Baku, PDAM Tirta Mountala Matikan Semua Pompa Agar Tidak Hangus

Water Treatment Plant (WTP) atau instalasi pengolahan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala di Mata Ie, Aceh Besar, kembali kritis...

Mata Ie Kembali Kehabisan Air Baku, PDAM Tirta Mountala Matikan Semua Pompa Agar Tidak Hangus
For Serambinews.com
Kondisi┬ápompa di WTP Mata Ie yang sudah dalam keadaan tergantung. Ada enam pompa di fasilitas tersebut yang sudah dimatikan supaya tidak hangus. Foto direkam beberapa waktu lalu. 

Mata Ie Kembali Kehabisan Air Baku, PDAM Tirta Mountala Terpaksa Matikan Semua Pompa Agar Tidak Hangus

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Water Treatment Plant (WTP) atau instalasi pengolahan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala di Mata Ie, Aceh Besar, kembali kritis sejak seminggu terakhir.

Puncaknya pada Rabu (17/7/2019) malam sekira pukul 20:30 WIB, PDAM Tirta Mountala terpaksa mematikan semua pompa di WTP tersebut karena kehabisan air baku akibat kemarau panjang.

Sementara, Tirta Mountala menyuplai air dari WTP Siron ke pelanggan air di Darul Imarah, Darul Kamal, dan Peukan Bada. Namun suplai air dari Siron ke Mata Ie tersebut tetap tidak maksimal, karena WTP Siron juga dalam keadaan ‘sekarat’  sebab bendung karet di Lambaro sedang diperbaiki.

Hal itu diungkapkan Direktur PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Sulaiman Husen kepada Serambinews.com, Rabu (17/7/2019) malam. Sejak seminggu sebelumnya, kata dia, debit air di Mata Ie sudah susut 50 sentimeter.

“Kalau sekarang pompa sudah dalam keadaan tergantung, tak ada lagi air yang bisa disedot. Keenam pompa di Mata Ie sudah kami matikan supaya tidak hangus,” ujarnya.

Baca: Capai Persentase Lulus Tertinggi Dalam Uji Kompetensi, Unaya Ambil Sumpah dan Lantik 38 Dokter Muda

Baca: Mandiri Syariah Adakan Pelatihan Pengelolaan Manajemen Masjid

Baca: Diduga Ada Kutipan Liar di Lokasi Rekreasi Mantak Tari, Muspika Simpang Tiga Gelar Rapat

Sulaiman menyebutkan, di Mata Ie ada tiga WTP yang kini tidak bisa beroperasi akibat tak ada air baku. Sedangkan reservoir di Mata Ie saat ini masih menampung air, namun stoknya diperkirakan hanya mampu bertahan dalam dua hari ke depan.

“Mungkin ini kekeringan terparah di Mata Ie. Sejak awal tahun 2019 sampai sekarang, mata airnya sudah tiga kali kering total,” jelasnya.

Untuk diketahui, ada 13 ribu pelanggan yang bergantung pada suplai air dari WTP Mata Ie yang tersebar di tiga kecamatan, termasuk Rindam Iskandar Muda dan Batalyon Raider 112 Japakeh.

PDAM Tirta Mountala pernah mengandalkan WTP Pasi Lamgarot untuk membantu suplai air ke Mata Ie. Namun karena produksinya sedikit, kebutuhan air pelanggan Mata Ie kini disuplai dari WTP Siron yang juga tak efektif sebab dalam masa perbaikan.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved