Nelayan Peureulak Hilang Diseret Ombak Saat Pasang Jaring

Seorang pemasang jaring ikan di Gampong Kuala Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Aceh Timur, hilang akibat terseret arus ombak, Kamis malam..

Nelayan Peureulak Hilang Diseret Ombak Saat Pasang Jaring
For Serambinews.com
Tim gabungan mencari M Yunus Taib, nelayan yang hilang terseret ombak saat memasang jaring Kamis (18/7/2019) malam di┬áKuala Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. 

Nelayan Hilang Diseret Ombak saat Pasang Jaring

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Seorang pemasang jaring ikan di Gampong Kuala Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Aceh Timur, hilang akibat terseret arus ombak, Kamis (18/7/2019) malam pukul 22:30 WIB.

Korban bernama M Yunus Thaib (56) warga Gampong Paya Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Peureulak, AKP Muhammad Nawawi mengatakan, saat memasang jarring korban bersama dua temannya dari gampong yang sama yakni, Zulfikar (40), dan Idris (50).

Menurut keterangan teman korban, jelas Kapolsek, Kamis sore pukul 17:00 WIB, kedua saksi bersama korban berangkat dari rumah menuju Kuala Leuge untuk memasang jaring ikan.

Tepat pukul 21:00 WIB, saksi dan korban mulai memasang jarring ikan di antara mulut muara dengan laut lepas atau berada pada lokasi yang sedikit dalam.

“Saksi dan korban tidak menyadari tiba-tiba di lokasi mereka pasang jarring datang ombak besar, sehingga korban yang berada ke arah laut lepas langsung ditarik arus ombak dan tenggelam,” jelas Kapolsek AKP M Nawawi kepada Serambinews.com, Jumat, (19/7/2019).

Baca: Sejumlah Lubang di Jalan Nasional Bireuen - Lhokseumawe - Pantonlabu Mulai Ditambal

Baca: Satgas TMMD dan Masyarakat Bersihkan Badan Jalan

Baca: Siti Suharni tak Hilang, Tapi Pulang ke Rumah Anaknya di Peureulak

Saat korban diseret arus, jelas Kapolsek, saksi sempat melibat korban digulung ombak, dan mereka berusaha untuk menolong namun tidak berhasil karena korban tenggelam dan menghilang.

Setelah berulang kali ditemukan dan gagal ditemukan, jelas Kapolsek, kemudian saksi melaporkan kejadian itu kepada keluarga korban untuk meminta pertolongan.

Kemudian, tim gabungan terdiri dari Satpol Air Polres Aceh Timur, Petugas Polsek Peureulak, Petugasa Basarnas Aceh Timur, dan warga melakukan pencarian terhadap korban, namun hingga pukul 15:00 WIB, Jumat sore korban belum juga ditemukan. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved