Breaking News:

PDAM se-Aceh Sarat Masalah, Anggota DPRA Wacanakan Qanun Penyediaan Air Bersih

Qanun ini diharapkan dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang masih membelit Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM
Asrizal H Asnawi, Anggota DPRA 

Menurut dia, hanya sedikit daerah yang sudah mengalokasikan anggaran cukup bagi PDAM.

Ia menyebutkan kasus di kabupaten Pidie, bupati setempat telah 4 kali menandatangani proposal pembangunan gedung PDAM untuk diajukan oleh Perpamsi ke provinsi, tapi hingga kini pembangunan gedung PDAM tak kunjung selesai.

Bahkan, lanjut Isfadli, ada perwakilan PDAM dari kabupaten/kota di Aceh yang tidak bisa hadir untuk ikut rapat kordinasi di Banda Aceh, karena tidak tersedianya anggaran perjalanan dinas.

Selain Asrizal dan Isfadli, workshop dan rakor PDAM se-Aceh ini menghadirkan beberapa narasumber lainnya, yaitu Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh M. Yoza Habibie, dari Bappeda Aceh Dedi Fahrian, Kasubbag Program Dinas Perkim Nora Damayanty, akademisi dari Unsyiah Amir Fauzi, dan Konsultan Individual SPAM Junaidi.(*)

Baca: Tiga Desa di Kecamatan Labuhanhaji Krisis Air Bersih, Begini Tanggapan Anggota Dewan

Baca: Wali Kota Gratiskan Air Bersih

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved