Pengelolaan APBG tak Transparan, Warga Batee Muara Tiga Lapor ke Inspektorat Pidie

Pengelolaan dana APBG tahun 2018 sebesar Rp 1 miliar lebih di Gampong Batee, Pidie, dilaporkan ke inspektorat.

Pengelolaan APBG tak Transparan, Warga Batee Muara Tiga Lapor ke Inspektorat Pidie
Serambinews.com
Dua Anggota TPG Gampong Batee, Pidie, Arsyad Rana dan M Yusuf memperlihatkan surat desakan audit yang ditujukan ke Inspektorat Pidie, Jumat (19/7/2019). 

Laporan Idris Ismail | Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pengelolaan dana Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) tahun 2018 sebesar Rp 1 miliar lebih di Gampong Batee,  Kecamatan Muara Tiga, Pidie diduga  tidak transparans.

Akibatnya, sebanyak 50 warga yang tergabung dalam Tuha Peut Gampong (TPG) setempat mendesak Inspektorat kabupaten untuk mengaudit. 

Dua anggota TPG Batee, Kecamatan Muara Tiga,  Pidie,  Arsyad Rana dan M Yusuf, kepada Serambinews.com,  Jumat (19/7/2019) mengatakan, selama ini pengelolaan APBG baik tahun 2018 atau tahun-tahun sebelumnya, tidak transparans sehingga menuai kecurigaan masyarakat. 

"Dalam hal ini, 50 warga yang membubuhi tanda tangan telah menyurati pihak Inspektorat Pidie untuk mengaudit dana APBG 2018 lalu senilai Rp 1 miliar lebih  yang dikelola secara tidak transparan, "sebut Arsyad Rana.. 

Seperti  halnya berupa pembangunan meunasah serta jembatan yang dilakukan tanpa kesepakatan dengan masyarakat. 

Lalu, penyaluran bibit padi senilai Rp 45 juta yang tidak disalurkan, serta sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) sampai kini tidak jelas penggunaannya, termasuk dana Rp 60 juta yang dugunakan membeli ternak meugang senilai Rp 50 juta, sisa Rp 10 juta tidak dilaporkan oleh keuchik.

Kepala Inspektorat Pidie, Mustafa Kamal SH MSi kepada Serambinews.com,  Jumat (19/7/2019) mengatakan,  sejak tiga hari lalu pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi (Gampong Batee) guna menindaklanjuti pengaduan masyarakat itu. 

"Setelah turun ke gampong dimaksud, kami akan panggil seluruh perangkat gampong pada Senin (22/7/2019) mendatang, untuk dilakukan ekpos. Sehingga laporan LHP-nya dapat disampaikan," jelasnya.(*) 

Baca: Ngaku Sebagai Petani, Agus Nyatanya Mampu Membeli 3 Mobil Mewah, Polisi Ungkap Sumber Kekayaannya

Baca: Ditilang Tanpa Melakukan Pelanggaran, Profesor Hukum Kuliahi Polisi dan Ragukan Pengetahuannya

Baca: Daftar Harga dan Spesifikasi HP Terbaru Juli 2019, Xiaomi Black Shark hingga Vivo S1

Baca: Live Streaming Perempat Final Indonesia Open 2019 - Jojo, Marcus/Kevin, Fajar/Rian Main Sesaat Lagi

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved