Ketua Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Aceh Lantik Pengurus IDI Bireuen

Selain pelantikan dan pengukuhan, panitia pelaksana juga menggelar symposium dengan tema “IDI Menyehatkan Bangsa”.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Aceh Lantik Pengurus IDI Bireuen
For Serambinews.com
Tim medis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pidie Jaya melakukan khitan terhadap salah satu dari 50 anak kurang mampu pada program 'Koh Lolo' massal di RSU Pijay, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh Dr dr Safrizal Rahman MKes SpOT melantik sekaligus mengukuhkan Ketua dan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen Periode 2019-2022, di Aula Ampon Chiek Peusangan, Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Sabtu (20/7/2019).

Turut hadir Bupati Bireuen H Saifannur, Wakil Bupati Muzakkar A Gani, para Pimpinan Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, dr Amir Addni MKes, para Kepala Puskesmas dalam Kabupaten Bireuen.

Pengurus IDI Bireuen yang dilantik itu antara lain, dr Purnama Setia Budi SpOG (Ketua).

Ia menggantikan ketua periode sebelumnya, dr Abri Hatinsyah Efendi SpB FISA FICS yang telah habis masa jabatannya.

Baca: Berbekal Senter Merah, Abusyik Susuri Gelapnya Malam di Kebun Cokelat Padang Tiji

Baca: Viral Potensi Tsunami Selatan Jawa, Pernah Terjadi 5 Kali,Ini Penjelasan Pelacak Jejak Tsunami Purba

Baca: Air Laut Masuk ke Pemukiman Warga di Seunuddon, Warga Khawatir saat Datangnya Purnama

Selain ketua, juga dilantik seluruh pengurus IDI Bireuen lainnya.

Selain pelantikan dan pengukuhan, panitia pelaksana juga menggelar symposium dengan tema “IDI Menyehatkan Bangsa”.

Safrizal Rahman usai melantik Ketua dan Pengurus IDI Cabang Bireuen, mengharapkan ke depan IDI Bireuen di bawah kepemimpinan dr Purnama Setia Budi, agar lebih berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, juga terus membina hubungan kemitraan dengan pemerintah.

Sementara itu, Bupati Bireuen, H Saifannur SSos mengatakan, peran dokter sangat strategis dalam pemenuhan pelayanan kesehatan, dokter adalah ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut Saifannur, IDI sebagai satu-satunya organisasi profesi dokter, bertanggung jawab terhadap mutu pelayanan dokter, yaitu pemenuhan standar profesi. Standar etik dan kode etik menjadi salah satu unsurnya.

“Karena itu, kami imbau kepada keluarga besar IDI, untuk mengedepankan profesionalisme dalam bertugas. Sebab, profesi dokter sangat mulia, karena melayani masyarakat,” jelas Saifannur.

Ketua IDI Cabang Bireuen dr Purnama Setia Budi SpOG dalam kesempatan tersebut menambakan, beberapa waktu lalu IDI Bireuen telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosial.

Misalnya, melaksanakan sunatan massal, memberikan bantuan kepada korban perampokan dan juga berziarah ke makam dr Fauziah di Gampong Bugak Krueng Mate, Kecamatan Jangka.

“Kondisi makamnya sangat tidak layak. Karenanya, kami mohon kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, agar memugar makam dr Fauziah. Selain itu, kami juga berharap agar tanggal gugurnya dr Fauziah (25 Mei 1999), ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Daerah,” pinta Purnama Setia Budi. (*)

f
Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved