Abrasi Kembali Landa Pesisir Susoh, Sejumlah Rumah Hancur Disapu Gelombang

Abrasi di sebagai bibir pantai Susoh itu, bukan pertama kali terjadi di Abdya, khususnya di kawasan bibir Pantai Jilbab, dan Gampong Kedai Palak Kera

Abrasi Kembali Landa Pesisir Susoh, Sejumlah Rumah Hancur Disapu Gelombang
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Sejumlah masyarakat melihat abrasi yang menghantam sebagian pesisir Pantai Kecamatan Susoh tepatnya di Desa Kedai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Minggu (21/7/2019). 

Laporan Rahmat Saputra l Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Abrasi kembali menghantam sebagian pesisir Pantai Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Akibatnya sejumlah rumah warga di pesisir Gampong Kedai Palak Kerambil hancur disapu gelombang pasang.

Abrasi di sebagai bibir pantai Susoh itu, bukan pertama kali terjadi di Abdya, khususnya di kawasan bibir Pantai Jilbab, dan Gampong Kedai Palak Kerambil.

Pemerintah sejauh ini dinilai belum serius melakukan penanganan terhadap abrasi tersebut.

Ketua Tagana Abdya, Yasri Gusman menyebutkan akibat abrasi dan gelombang pasang ada beberapa dapur rumah masyarakat hancur.

"Jumlah pastinya belum ada, lagi kita data. Kalau data awal, sekitar 4 hingga 7 unit yang rusak parah," kata Yasri Gusman kepada Serambinews.com, Minggu (21/7/2019) di lokasi kejadian.

Ia mengaku bahwa persoalan tersebut telah disampaikan ke BPBK Abdya dan Dinas Sosial untuk diberikan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terkena imbas abrasi tersebut.

Baca: Jaringan Anti Korupsi Gayo Dukung Langkah Plt Gubernur Aceh Gugat Peraturan Menteri ESDM

Baca: Wali Kota Aminullah Usman Lepas 55 Peserta Rally Wisata Banda Aceh

Baca: TKW Aceh Nisa yang Disiksa Majikan Ditemukan Keluarga Setelah Dibuang

"Rencananya kita akan buat dapur umum di sini, dan ini khusus masyarakat yang terkena dampak abrasi, mengingat dapur mereka rusak," katanya.

Masyarakat setempat, Zulfikar mengatakan abrasi yang disebabkan pasang laut dan hujan deras itu terjadi pada shubuh hari.

"Kemarin memang sudah mulai, kan ini lagi musim angin barat, tapi paling parah tadi pagi, apalagi hujan lebat," ujar Zulfikar.

Masyarakat lainnya yang terkena abrasi, Masrizal berharap Pemerintah Aceh melalui BPBA atau pemerintah pusat segera membangun tanggul batu gajah sepanjang pantai tersebut.

Kalau tidak, katanya, memasuki musim barat, seluruh rumah di Kedai Palak Kerambil akan disapu gelombang lain.

"Kepala BPBK sudah meninjau dan telah menyampailan persoalan ini ke provinsi. Kami dari masyarakat meminta persoalan ini segera di atasi sebelum bertambah parah, dan kalau bisa pihak provinsi segera turun," ujar Ogek Ijan sapaan akrab Masrizal.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved