Cuaca Buruk, Puluhan Boat Nelayan Abdya Berlindung di Balik Pulau Sinabang

Cuaca buruk, berupa hujan disertai badai memicu gelombang tinggi yang mengakibatkan terganggu aktivitas para nelayan di laut lepas

Cuaca Buruk, Puluhan Boat Nelayan Abdya Berlindung di Balik Pulau Sinabang
Serambi
Puluhan boat ikan berlabuh di kolam labuh Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Susoh, Abdya, Minggu (21/7/2019). Nalayan awak boat ikan tersebut tidak berani beraktivitas melakukan penanggkapan ikan karena dilanda cuaca buruk, berupa hujan diseratai badai yang memicu gelombang tinggi sehinga sangat membahayakan keselamatan. SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF 

Cuaca Buruk, Puluhan Boat Nelayan Abdya Berlindung di Balik Pulau Simeulue

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Setelah kemarau, Aceh dilanda cuaca buruk selama tiga hari terakhir sampai Minggu (21/7/2019).

Cuaca buruk, berupa hujan disertai badai memicu gelombang tinggi yang mengakibatkan terganggu aktivitas para nelayan di laut lepas, termasuk para nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Baca: Iran dan Inggris Saling Sita Kapal Tanker, Disebut Langkah Berbahaya

Informasi diperoleh Serambinews.com dari Panglima Laot Kabupaten Abdya, Hasanuddin, Minggu (21/7/2019) bahwa puluhan boat ikan bersama awak nelayan asal Susoh, dilaporkan berlindung di balik sejumlah pulau kawasan Kabupaten Simeulue.

“Puluhan boat bersama awak nelayan yang berlindung di balik beberapa pulau kawasan perairan laut Sinabang tak berani keluar karena peristiwa badai dan gelombang tinggi,” katanya.

Boat nelayan dari Susoh, Abdya yang sedang melakukan aktivitas di laut akhirnya berlindung dari terpaan badai di balik sejumlah pulau kawasan Simeulue, yaitu Pulau Kalewak, Labuhan Bajo, Sibigo dan Laneo.

“Boat ikan tersebut aman berlindung di balik beberapa pulau di kawasan perairan Sinabang,” kata Panglima Laot Abdya.

Baca: Cuaca Buruk, KM Sabuk Nusantara Tak Berlayar

Boat bersama awak nelayan akan keluar dari balik pulau tersebut saat cuaca kembali normal.

Sementara puluhan boat ikan yang masih di Susoh tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan sehubungan badai disertai hujan yang memicu gelombang tinggi, sehingga sangat berbahaya untuk keselamatan awak nelayan.

“Ada sejumlah boat yang terlanjur berangkat pada hari Sabtu akhirnya kembali ke perairan Susoh setelah dalam pelayaran dihadang badai,” kata Hasanuddin.

Baca: Besok, KIP Aceh Barat Tetapkan Calon Anggota DPRK Terpilih

Puluhan boat ikan yang menunda aktivitas penangkapan ikan berlabuh di kolam labuh Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Susoh.

Sebagian boat lainnya berlabuh di perairan laut Sangkalan, Susoh. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved