Kamis, 30 April 2026

Edy Rahmayadi: Ada Oknum Tentara yang Coba Menakuti Saya, Sok-sokan Sama Saya

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku mendapatkan ancaman dengan ditakut-takuti oleh oknum.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi 

SERAMBINEWS.COM - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku mendapatkan ancaman dengan ditakut-takuti oleh oknum.

Edy mengatakan ada oknum-oknum yang mencoba menakut-nakuti dirinya setelah dirinya pensiun sebagai tentara.

Pengakuan itu disampaikan Edy Rahmayadi saat menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan ke lima, di Hotel Santika Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kota Medan, Sabtu (20/7/2019).

Namun, Edy tidak menerangkan secara jelas siapa dan apa maksudnya dengan "ditakut-takuti".

Mantan Pangkostrad ini hanya menceritakan bahwa ada tentara yang mencoba-coba untuk menakutinya saat menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.

"Tentara-tentara sekarang ini sok-sokan sama saya ini," ujar Edy Rahmayadi disambut tawa para tamu undangan.

"Dia lupa saya mantan tentara."

"Sekarang saya tidak tentara, ditakut-takuti, sudah habis takut saya," tambahnya pada Tribun Timur.

Selain itu, ia menceritakan, betapa sulitnya untuk pensiun dari Tentara Negara Indonesia (TNI).

Bahkan, Presiden Joko Widodo sempat memberikan nasihat kepadanya untuk bersabar, agar tidak terlalu cepat pensiun dari TNI.

"Bapak-bapak bisa silakan tanya, saya minta pensiun untuk jadi gubernur prosesnya sulit sekali. Pak Jokowi bilang jangan Edy (pensiun), coba pikirkan nanti," jelasnya.

Ia mengatakan, keputusannya untuk pensiun dari TNI sudah matang.

Tekadnya sudah kuat untuk pensiun dan kembali ke Sumut untuk mengabdi kepada masyarakat.

Dengan tujuan membangun Sumatera Utara lebih bermartabat ke depannya.

Edy mengaku prihatin dengan Sumut saat ini yang menurutnya sudah sangat tertinggal dari provinsi lain.

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum, Trimedya Panjaitan menyampaikan pesan khusus kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi agar selalu hati-hati dan waspada dalam menjalankan tugasnya.

Karena, dirinya melihat ke belakang, Gubernur Sumut dua kali tersandung kasus korupsi.

"Pak Gubernur cukup yang ketok-ketok (uang) itu. Sudahlah korbannya di masa Pak Gatot saja," ujar Trimedya.

Perihal ini dikatakannya, karena Sumut kini tengah mendapat pengawasan ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia juga menegaskan Edy janganlah coba-coba untuk bermain pada proyek-proyek, karena itu bahaya.

"Jangan minta-minta proyek ya, bahaya itu," sebutnya.

Kepada Edy Rahmayadi, Trimedya juga berpesan agar mencari kepala dinas yang berkompeten dan memiliki keahlian dibidangnya.

Bukan karena faktor kedekatan semata.

"Di daerah lain banyak kepala dinas yang diangkat karena dekat dengan kepala daerahnya.

Di Sumut jangan seperti itu," urainya. (cr19/tribun-medan.com)

Baca: Melaju Kencang di Jalan Licin, Pajero Sport Terbalik di Indra Jaya, Dua Penumpang Cedera Serius

Baca: Polisi Tangkap Seorang Mahasiswi di Lhokseumawe Terkait Kasus Pelecehan Seksual di Pesantren An

Baca: Viral Video Aksi Nekat Seorang Pria Panjat Sayap Pesawat yang Akan Lepas Landas, Penumpang Panik

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul "Edy Rahmayadi: Ada Oknum Tentara yang Coba Menakuti Saya".

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved