Ini yang Akan Dilakukan Haji Uma Terhadap Kasus TKW Aceh Disiksa Majikan

Pihak keluarga kata Haji Uma juga sudah menyampaikan surat kepada dirinya untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

Ini yang Akan Dilakukan Haji Uma Terhadap Kasus TKW Aceh Disiksa Majikan
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma Kamis (9/5/2019) berangkat ke Batam menemui para warga Aceh yang menjadi korban tenggelamnya boat penumpang dari Malaysia yang hendak menuju ke Teluk Mata Ikan, Nongsa Batam 

 
Ini yang Akan Dilakukan Haji Uma Terhadap Kasus TKW Aceh Disiksa Majikan

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma, Minggu (22/7/2019), sudah menerima surat permintaan dari pihak keluarga dan aparat desa untuk memfasilitasi persoalan kasus penyiksaan terhadap Anisa (25) TKW asal Alue Dua Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.

Oleh karena itu, Haji Uma sudah mempersiapkan langkah-langkah agar kasus tersebut segera diproses hukum.

“Saya berkoordinasi dengan Tgk Bukhari dan Tgk Mukhtar Abdullah (warga Aceh di Malaysia) serta pihak keluarga korban, guna memastikan kondisi Anisa aman,” ujar Haji Uma kepada Serambinews.com.

Baca: Pencurian Hewan Ternak Marak di Padang Tiji, Dua Pencuri Dihakimi Massa

Pihak keluarga kata Haji Uma juga sudah menyampaikan surat kepada dirinya untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

Haji Uma menambahkan dirinya akan segera menyampaikan persoalan tersebut kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan KBRI di Malaysia, agar kasus ini diproses hukum.

“Kita juga akan mengeluarkan surat rekomendasi terhadap keluarga korban yang berada di Malaysia, sehingga keluarga tersebut nantinya dapat melakukan pendampingan terhadap kasus tersebut,” katanya.

Baca: TKW yang Disiksa Majikan di Malaysia ini Sempat Sembunyi di Atas Pohon, Begini Kronologisnya

Selain itu kata Haji Uma, majikan korban harus bertanggungjawab, misalnya pemulihan kondisi Anisa yang mengalami penyiksaan berat, kemudian gaji Anisa yang sudah bekerja selama 18 bulan.

Pasalnya, selama bekerja, Anisa hanya sekali mengirim gajinya ke keluarganya sekitar Rp 1 juta lebih.

Halaman
12
Penulis: Jafaruddin
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved