Pelajar SD dan SMP di Langsa Ikuti Lomba Melukis Mangrove

"Lomba melukis ini sengaja mengambil tema tentang hutan mangrove, satwa burung, dan sampah plastik untuk disesuaikan dengan Peukan Mangrove...,"

Pelajar SD dan SMP di Langsa Ikuti Lomba Melukis Mangrove
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Sebanyak 40 pelajar setingkat SD dan SMP sederajat di Langsa, Minggu (21/7/2019) mengikuti lomba melukis mangrove, burung, dan sampah plastik, di Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur 

Pelajar SD dan SMP di Langsa Ikuti Lomba Melukis Mangrove

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sebanyak 40 pelajar setingkat SD dan SMP sederajat di Langsa, Minggu (21/7/2019) mengikuti lomba melukis mangrove, burung, dan sampah plastik, di Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Pemko Langsa, Suryatno AP MSP, hadir dari WWF Aceh Syukriadi, Direktur LSM Bale Juroeng, Iskandar Haka, Forum DAS Kruen Peusangan, Ari Juang, Asisten I Pemko Langsa, dan lainnya.

Baca: Jadi Korban Tabrak Lari di Aceh Timur, Warga Pante Bidari Meninggal

Ketua panita, Munazir SHI, kepada Serambinews.com mengatakan, lomba melukis mangrove, burung, dan sampah plastik ini merupakan rangkaian Peukan Mangrove dalam rangka peringatan Hari Mangrove International yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2019 mendatang.

Dalam penyelenggaraanya, WWF International bekerjasama dengan Pemko Langsa, Balai Surah Ureung Inong Aceh, Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP), LSM Bale Juroeng, dan Forum Komunikasi Sub DAS Krueng Langsa, serta Forum PRB Kota Langsa.

"Lomba melukis ini sengaja mengambil tema tentang hutan mangrove, satwa burung, dan sampah plastik untuk disesuaikan dengan Peukan Mangrove pada peringatan Hari Mangrove International tahun 2019 ini," ujarnya.

Baca: Alat Berat BPBD Aceh Barat yang Mogok Kembali Menyala

Munazir menambahkan, bagi para peserta melukis yang terbaik baik tingkatan SD maupun SMP akan diumumkan tanggal 23 Juli 2019.

Mereka mendapatkan hadiah hiburan, piala dan trofi, untuk juara 1 Rp 750 ribu, juara 2 Rp 500 ribu, dan juara 3 Rp 350 ribu.

Menurut Munazir, puncak kegiatan Peukan Mangrove pada tanggal 27 Juli 2019 akan diadakan seminar international manggrove di aula Kamous IAIN Langsa.

Baca: Rumah dan Dua Unit Sepmor Terbakar di Lhokseumawe, Enam Orang Mengungsi

Juga dilakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir dengan melibatkan semua pihak.

Sedangkan seminar international manggrove akan menghadirkan pemateri dari Kementrian Lingkungan Hidup RI, WWF Belanda dan WWF Aceh, akademisi lembaga perguruan tinggi.

Untuk peserta berasal dari seluruh Aceh maupun luar daerah. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved