Serambi Event

Doni-Adi Juarai Rally Wisata

Duet Doni Fahroza dan Afriady (Adi) tampil sebagai juara pertama Rally Wisata Banda Aceh 2019. Dengan total hukuman 1.900

Doni-Adi Juarai Rally Wisata
SERAMBI/BUDI FATRIA
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM bersama Ketua Harian IMI Aceh, Davied JP, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Banda Aceh, Iskandar SSos, Pemimpin Kantor Pusat Operasional (KPO) Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas melepas peserta Wisata Rally Banda Aceh, di Balai Kota, Minggu (21/7). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Duet Doni Fahroza dan Afriady (Adi) tampil sebagai juara pertama Rally Wisata Banda Aceh 2019. Dengan total hukuman 1.900, tim bernomor start 54 itu unggul jauh atas 59 tim lain dalam even yang dilepas Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SEAk MM, di halaman Balai Kota Banda Aceh, Minggu (21/7).

Selain berhak atas trofi, Doni-Adi juga mendapat uang pembinaan Rp 5 juta. Ada 10 tim yang dipanggil ke panggung untuk menerima hadiah total Rp 15 juta. Posisi kedua hingga kesepuluh secara berurutan diraih Muhammad Ramadhan cs, Rama Ichsan cs, Awi cs, Irhamsyah cs, Zulfan cs, Romi Ichsan cs, Maturidi cs, Khairuddin cs, dan Jufri Dermawan cs.

Doni Fahroza yang dimintai komentarnya seusai pembagian hadiah, kemarin, mengaku senang dan bersyukur bisa memenangkan lomba tersebut. Pecinta dunia otomotif ini juga mengaku tak asing lagi dengan kejuaraan rally di Aceh. “Saya aktif di rally kira-kira sejak empat tahun lalu. Sebelum memenangkan Rally Banda Aceh ini, saya juga pernah menjuarai rally di Takengon beberapa waktu lalu,” ucap pria yang bekerja sebagai navigator itu.

Doni yang sudah terbiasa dengan membaca kode dan simbol-simbol peta itu menyebutkan, untuk memenangkan rally tersebut harus punya teknik khusus. Salah satunya, saat mengalami kesulitan, tim harus selalu bisa kembali lagi ke titik semula untuk menguraikan masalah. “Selalu sediakan waktu untuk memperbaiki kesalahan sebelumnya. Sebab, satu kesalahan saja dapat mempengaruhi soal lain,” jelasnya seraya menyebutkan setiap peserta diharuskan menjawab sejumlah soal wawasan/sejarah saat mengunjungi pos-pos di spot wisata.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemko Banda Aceh yang sudah mengadakan rally wisata tersebut. Doni berharap ke depan lomba serupa lebih meriah dengan peserta yang lebih banyak lagi. “Kepada panitia, semoga kesiapan untuk even ke depan bisa lebih baik, semuanya harus sinkron. Semoga kegiatan kali ini jadi pengalaman berharga kita semua,” pesannya.

Sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat melepas peserta rally mengatakan, kegiatan itu digelar untuk memperkenalkan objek wisata yang ada di Banda Aceh. “Semoga penyelenggaraan rally wisata ke depan bisa diikuti oleh lebih banyak lagi peserta dari tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Dengan adanya even itu, ia optimis Banda Aceh yang sudah berumur 814 tahun ini dapat lebih terekspos ke dunia luar.

Sementara Pengawas Lomba, Nashrillah Anis SE MM atau yang akrab disapa Awenk menyebutkan, ke 60 tim tersebut diwajibkan mengunjungi lima pos dalam dua etape. Etape pertama dari Balai Kota ke PKA memiliki jarak 28,5 km, sementara panjang etape kedua dari PKA ke di Balai Kota sekitar 21,8 km. “Peserta menempuh jarak total sekitar 50,3 kilometer. Di setiap pos, peserta diharuskan menjawab soal, karena ada banyak objek wisata yang dijadikan soal,” jelasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Drs Supriyanto Tarah MM, yang juga sebagai peserta rally. Saat pelepasan peserta, juga hadir Kadispar Banda Aceh, Iskandar Ssos bersama kepala SKPK lainnya, Pemimpin Perusahaan dan Manajer Newsroom Harian Serambi Indonesia, Mohd Din dan Bukhari M Ali, perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(fit)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved