Jaksa Selidiki Korupsi Dana Hibah untuk KIP Pijay Rp 21 M, Diduga Ada Beberapa Kegiatan Fiktif

Disebutkan Mukhzan, pihaknya menemui adanya beberapa item kegiatan yang diduga fiktif sehingga menjadi indikasi awal tindak pidana korupsi yang akan

Jaksa Selidiki Korupsi Dana Hibah untuk KIP Pijay Rp 21 M, Diduga Ada Beberapa Kegiatan Fiktif
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Kajari Pidie Jaya Mukhzan MH 

Laporan Abdullah Gani I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya mengeluarkan surat perintah penyelidikan (Sprinlid) terhadap dugaan tindak pidana korupsi dana hibah APBK Pidie Jaya TA 2017 dan 2018 pada Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat untuk pemilihan bupati/wakil bupati Pijay tahun 2018 senilai Rp 21 miliar.

Surat perintah itu dikeluarkan setelah pihaknya mempelajari adanya indikasi tindak pidana korupsi penyimpangan atau penyelewengan dalam pelaksanaan sekaligus pertanggungjawaban dana hibah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kajari Pidie Jaya Mukhzan MH dalam konfrensi pers di Kantor Kejari selepas upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 tahun 2019, Senin (22/7/2019).

Baca: KIP Tetapkan 25 Anggota DPRK Langsa Terpilih, Ini Nama-nama Mereka

Baca: Sosok Prada Usman Helembo, Gugur Ditembak KKB di Nduga Papua, Prajurit TNI yang Taat Beribadah

Baca: Malam Besok, Persiraja Jamu Blitar United di Stadion Lampineung, Menang Harga Mati!

Disebutkan Mukhzan, pihaknya menemui adanya beberapa item kegiatan yang diduga fiktif sehingga menjadi indikasi awal tindak pidana korupsi yang akan diselidiki.

Ditambahkan bahwa pihaknya belum dapat menyebutkan besarnya angka kerugian negara karena masih menunggu hasil audit.

“Kita tunggu dulu hasil audit, baru kemudian bisa diumumkan,” imbuh Kajari, sembari menyebutkan pihaknya sudah memanggil beberapa pejabat KIP serta pejabat Pemkab setempat.

Mukhzan juga menambahkan Kejari Pijay telah menambahkan penghasilan negara bukan pajak (PNBP) dan telah distor ke Kas Umum Daerah dari kasus tipikor pengadaan furniture nurse station pada RSUD Pijay senilai Rp 450.049.091.

Yaitu, biaya perkara Rp 20.000, denda Rp 200.000.000 (dua ratus juta) dan uang pengganti 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta), rinci Mukhzan.

Amatan Serambinews.com peringatan Hari Bhakti Adhya ke-59 Pijay meriah.

Serangkaian kegiatan sudah dilaksanakan beberapa hari sebelumnya termasuk juga donor darah dan berhasil mengumpulkan darah 95 kantong serta pemberian bantuan kepada dua panti asuhan.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved