PDAM Berlakukan Tarif Baru

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase Aceh Utara mulai Agustus 2019 akan memberlakukan tarif baru bagi pelanggannya

PDAM Berlakukan Tarif Baru
For Serambinews.com
PDAM 

LHOKSUKON - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase Aceh Utara mulai Agustus 2019 akan memberlakukan tarif baru bagi pelanggannya. Mereka berdalih penyesuaian ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Tarif baru tersebut berlaku untuk semua kelompok atau golongan pelanggan. Misalnya, untuk tarif golongan rumah tangga B pada pemakaian 10 meter kubik pertama harga air perkubik Rp 4.500 untuk 1.000 liter air atau 33 jeriken berisi 30 liter.

“Sejak tahun 2011, kita belum pernah sama sekali melakukan penyesuaian tarif air. Sedangkan kebutuhan biaya operasional PDAM untuk mengolah dan mendistribusikan air kepada masyarakat saat ini terus meningkat,” ungkap Direktur Utama PDAM Tirta Mon Pase Aceh Utara, Zainuddin Rasyid melalui bagian hubungan pelanggan, Syahrul kepada Serambi kemarin.

Menurutnya, penyebab harus diberlakukan tarif baru menyusul harga bahan kimia, bahan bakar mesin, biaya perawatan, serat peralatan mesin, dan perpipaan yang terus mengalami peningkatan. “Ini dilakukan juga dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat, serta untuk menjamin keberlangsungan operasional PDAM,” ujarnya.

Disebutkan, PDAM Tirta Mon Pase akan memberlakukan penyesuaian kelompok pelanggan, dan tarif baru terhitung pemakaian air pada Juli 2019 yang akan ditagih Agustus 2019.

Menurut Syahrul, dengan adanya penyesuaian tarif air ini, PDAM akan berusaha untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas, kuantitas serta keberlangsungan pelayanan air bersih melalui program peremajaan peralatan operasional pada fasilitas pengolahan air. Selain itu, perbaikan dan penggantian jaringan pipa transmisi distribusi serta program penekanan tingkat kehilangan air.

Sehingga, lanjutnya, PDAM dapat meningkatkan cakupan pelayanan dan memberikan kemudahan akses air bersih untuk masyarakat di Aceh Utara. “Kami mohon kepada pelanggan untuk dapat menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan. Pakailah air PDAM secara resmi melalui meter air,” katanya.

PDAM berharap kepada pelanggan tidak menggunakan air secara ilegal, bayarlah tagihan rekening air secara rutin mulai 15 sampai 30 tiap bulannya. Karena, pelanggan yang menunggak rekening air lebih dari dua bulan akan dikenakan sanksi denda dan penutupan sambungan air.

Harus Bertahap
Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, H Mulyadi CH kepada Serambi menyebutkan, dirinya setuju jika alasan dinaikan tarif air PDAM untuk peningkatan pelayanan dan meningkatnya biaya operasional, karena harga barang yang dibutuhkan naik. Tapi, kenaikan tarif harus diberlakukan secara bertahap agar masyarakat tidak terkejut.

“Khusus untuk pelayanan dengan perlakuan tarif baru, PDAM harus bisa memastikan dapat memberi pelayanan terbaik kepada pelanggan. Misalnya, tak ada lagi keluhan air macet. Selain itu, perluasan jaringan juga harus dilakukan agar semua masyarakat bisa menikamati air bersih dari perusahaan daerah ini,” pungkas Mulyadi.(jaf)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved