Sekolah Harus Dipegang Komite

Pemko Banda Aceh sepertinya sangat serius dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya

Sekolah Harus  Dipegang Komite
IST
DR. SAMINAN ISMAIL, M.PD, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh

BANDA ACEH - Pemko Banda Aceh sepertinya sangat serius dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Salah satunya adalah dengan memberikan ruang sebesar-besarnya kepada pihak komite untuk mengatur sekolahnya masing-masing.

Untuk tujuan tersebut, SDN 16, Rukoh, Kota Banda Aceh, diharapkan bisa menjadi role model atau panutan bagi sekolah-sekolah lainnya di Banda Aceh, Aceh, bahkan di Indonesia.

“Saya ingin sekolah ini (SDN 16) diurus oleh komite. Harus jadi role model, karena di Indonesia ini belum ada sekolah yang dipegang oleh komite,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Dr Saminan Ismail MPd, dalam acara sosialisasi penerapan program Pembelajaran Berbasis Ekosistem (PBE) dan Full Day School (FDS) di Lapangan SDN 16, Rukoh, Banda Aceh, Sabtu (20/7).

Komite sekolah, lanjutnya, harus bisa mengatur dan membuat perencanaan sekolah. “Ajak kepala sekolah, ajak guru, buat perencanaan. Jika ada kepala sekolah dan guru yang tidak bisa bekerja sama, sampaikan ke saya, akan saya ganti,” tegas Saminan.

Selain memaksimalkan peran komite sekolah, gebrakan lain yang dilakukan Disdik Kota Banda Aceh adalah menerapkan sistem Pembelajaran Berbasis Ekosistem dan Full Day School. Sistem tersebut untuk sementara baru diterapkan di SDN 16 dan direncanakan akan diterapkan secara bertahap di sekolah-sekolah lainnya di Banda Aceh.

Di samping itu, dalam upaya mewujudkan visi misi pemerintahan Aminullah-Zainal, Disdik juga merencanakan tahfiz (hafalan) Alquran sebagai salah satu syarat kenaikan kelas. Ketentuan ini nantinya akan diberlakukan berdasarkan surat edaran wali kota yang akan diterbitkan tidak lama lagi.

“Untuk tingkat SD, untuk naik kelas 5 setiap anak harus tahfiz minimal 1 juz. Jadi saat lulus SD sudah tahfiz 1 juz dan SMP minimal tahfiz 3 juz. Ini merupakan salah satu program Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Banda Aceh,” terangnya.

Sementara Kepsek SDN 16, Drs Ruhadi MPd, mengatakan, pendidikan tahfiz Alquran memang menjadi salah satu yang akan mereka terapkan, selainbahasa inggris, dan bahasa arab. “Kita juga akan menerapkan full day school mulai tahun ini,” ujarnya.

Terkait guru tahfiz, bahasa arab dan inggris, jumlah guru yang disiapkan untuk ketiga mata pelajaran tersebut masing-masing sebanyak 3 orang, sehingga secara keseluruhan berjumlah 9 orang. “Guru-guru itu digaji oleh komite, dan diseleksi oleh komite sekolah,” ungkap Ruhadi.(yos)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved