Tiga Hari Ditahan Tanpa Makan dan Air, Budak Seks ISIS Ini Akui Tak Sengaja Menyantap Balitanya

Bukan hanya jadi budak seks, para perempuan juga harus melihat anggota keluarga habis tak bersisa di tangan kekejaman ISIS.

Tiga Hari Ditahan Tanpa Makan dan Air, Budak Seks ISIS Ini Akui Tak Sengaja Menyantap Balitanya
Kolase Mirror dan CNN
Tiga Hari Ditahan Tanpa Makan dan Air, Budak Seks ISIS Tak Sengaja Menyantap Balitanya yang Disajikan 

SERAMBINEWS.COM  - Islam Irak dan Suriah (ISIS) membawa banyak penderitaan bagi warga etnis Yazidi.

Terlebih lagi, kekejaman dan kebrutalan ISIS dilampiaskan kepada kaum perempuan.

Bukan hanya jadi budak seks, para perempuan juga harus melihat anggota keluarga habis tak bersisa di tangan kekejaman ISIS.

Melansir dari Suar.ID, Senin (22/7/2019), seorang perempuan Yazidi dan pernah jadi budak seks ISIS mengaku tak sengaja telah memakan bayinya sendiri pada 2017 lalu.

Kepada Vian Dakhill, seorang anggota parlemen Irak, dia mengaku, bayinya itu dibunuh lalu dimasak sebelum dihidangkan kepadanya bersama sepiring nasi.'

Vian, dalam keterangannya, juga menyebut ada seorang gadis berusia 10 tahun dipaksa berhubungan seks hingga meninggal dunia di depan saudara perempuan dan ayahnya.

"Salah satu perempuan yang berhasil kami bebaskan dari ISIS mengatakan bahwa dia ditahan di ruang bawah tanah selama tiga hari tanpa makan dan air," ujar Vian kepada media Mesir, Extra News.

Setelah itu, lanjut Vian, para komandan ISIS itu membawa sepiring nasi lengkap dengan lauknya. Dan, "Perempuan itu memakannya karena sangat kelaparan.

Setelah makan, para anggota ISIS bilang kepadanya, " Kami memasak anak laki-lakimu yang berumur satu tahun yang kami ambil darimu dan kamu baru saja memakannya."

Seperti disebut di awal, perempuan itu berasal dari Etnis Yazidi.

S
Budak seks ISIS yang mengaku pernah memakan bayinya sendiri.
 (Mirror)
Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved