Tim Komite CDOB Kota Panton Labu Registrasi Proposal Pemekaran ke Kemendagri

Tim Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Panton Labu dan tokoh masyarakat dari lima kecamatan, Senin (22/7/2019) ke Jakarta untuk mendaftar proposal.

Tim Komite CDOB Kota Panton Labu Registrasi Proposal Pemekaran ke Kemendagri
For Serambinews.com
Tim Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Panton Labu dan tokoh masyarakat dari lima kecamatan, Senin (22/7/2019) ke Jakarta untuk mendaftar proposal persiapan pemekaran. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Tim Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Panton Labu dan tokoh masyarakat dari lima kecamatan, Senin (22/7/2019) ke Jakarta untuk mendaftar proposal persiapan pemekaran.

Proposal tersebut didaftarkan ke instansi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sekretariat Jenderal (Setjend) DPD RI dan Setjend DPD RI.

Tokoh masyarakat yang ikut hadir ke Jakarta, dari lima kecamatan, yaitu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Langkahan, Baktiya dan Baktiya Barat.

Koordinator Jakarta CDOB Kota Panton Labu Munawar Khalil kepada Serambinews.com menyampaikan selama sepekan ke depan tim berada di I Jakarta untuk berbagai kegiatan, di antaranya meregistrasi proposal CDOB di Kemendagri, DPR RI, DPD RI, Kantor Staf Presisi (KSP) dan Bappenas sebagaimana disebutkan dalam regulasi.

Baca: DPRA Beri Rekomendasi CDOB Pembentukan Kota Pantonlabu

Baca: Panitia Pemekaran Kecamatan Bambi Raya Terbentuk

Baca: Berjarak 35 KM dengan Gampong Induk, Warga Tiga Dusun di Bunin Serbajadi Lokop Minta Pemekaran

"Alhamdulillah hari ini sudah tiga instansi kita daftarkan, Setjend DPR RI, Setjend DPD RI dan Kemendagri. Besok dan lusa akan didaftarkan ke dua tempat lagi," ujar Munawar.

Selain agenda registrasi, tim bersama tokoh masyarakat akan bertemu dengan Forbes Aceh (DPR & DPD RI asal Aceh) dan sejumlah tokoh Aceh yang berdomisili di Jakarta yang sudah teragendakan.

"Tadi kita juga bertemu dengan anggota DPR RI Fraksi PKS M Nasir Djamil," ujar Munawar.

Ketua Komite Pemekaran CDOB Kota Panton labu Hendra Nurdin menambahkan persiapan ini sudah di siapkan jauh-jauh hari. Lebih kurang dua tahun proses dari nol persiapan ini dimantangkan dimulai dari hal kecil sampai saat ini sudah didaftarkan.

"Bisa kita katakan ini salah satu CDOB tercepat yang memenuhi syarat dan kriteria sesuai aturan yang berlaku diantara banyaknya persiapan daerah pemekaran baru yang sudah mendaftar," ujar Hendra. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved