Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Penumpang Kapal KMP Sabuk Nusantara yang Lompat ke Laut

“Hari ini pencarian dihentikan sementara karena cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi,”

Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Penumpang Kapal KMP Sabuk Nusantara yang Lompat ke Laut
Serambinews.com
KM Sabuk Nusantara saat sandar di Pelabuhan Sinabang. 

Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Penumpang Kapal KMP Sabuk Nusantara yang Lompat ke Laut

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tim SAR menghentikan sementara pencarian penumpang KMP Sabuk Nusantara 110 tujuan Simeulue yang dinyatakan hilang di perairan Laut Tapaktuan.

Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri SE kepada Serambinews.com, Senin (22/7/2019) malam mengatakan pihak memutuskan menghentikan sementara pencarian terhadap korban karena cuaca buruk.

“Hari ini pencarian dihentikan sementara karena cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi,” ungkap Mayfendri.

Baca: Menolak Diajak Rujuk, Suami Bunuh Mantan Istri Dengan Air Keras, Begini Kronologinya

Kemarin, kata Mayfendri, pihaknya sempat melakukan pencarian menggunakan tiga boat milik nelayan dengan menyisir lokasi korban dinyatakan hilang, namun belum membuahkan hasil.

“Kemarin kita menyisir radius 2 mil dari korban dinyatakan melompat dari kapal jaraknya sekitar 20 sampai 21 mil dari bibir pantai Bakongan,” terang Mayfendri.

Ia mengatakan terlibat dalam pencarian SAR Pos Meulaboh, Satgas SAR Aceh Selatan, KPLP dan nelayan setempat.

"Saat ini tim masih ngepos di bibir pantai Bakongan," tutur Mayfendri.

Baca: Inggris Akui Jumlah Kapal Perangnya Tak Cukup di Tengah Ketegangan Dengan Iran

Sebelumnya diberitakan, Wan Busra (35) penumpang KMP Sabuk Nusantara 110 dinyatakan hilang di perairan di perairan Laut Tapaktuan, Aceh Selatan saat kapal menuju Simeulue, Sabtu (20/7/2019).

Wan Busra merupakan warga Kota Padang, Sumatera Barat yang selama ini berdomisili di Sinabang, Kabupaten Simeulue.

Ia dilaporkan terjun ke laut saat kapal sedang berlayar.

Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Budiono mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 05.50 WIB, saat KMP Sabuk Nusantara 110 yang berlayar dari Tapaktuan menuju Simeulue.

“Kru kapal baru mengetahui 15 menit usai korban menceburkan diri ke laut,” katanya.

Kru kapal sempat berupaya mencari keberadaan korban, namun tak membuahkan hasil.(*)

Baca: Penumpang KMP Sabuk Nusantara Tujuan Simeulue Ini Tiba-tiba Terjun ke Laut Lalu Hilang Ditelan Ombak

Penulis: Taufik Zass
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved