Ratusan Penumpang Tertahan di Labuhanhaji

Sedikitnya 300 penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Labuhanhaji yang hendak bertolak

Ratusan Penumpang Tertahan di Labuhanhaji
Serambi
KMP Labuhanhaji. SERAMBINEWS.COM/SARI MULIYASNO 

* Stok Makanan Menipis

SINABANG - Sedikitnya 300 penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Labuhanhaji yang hendak bertolak ke Kabupaten Simeulue tertahan di Pelabuhan Labuhanhaji, Aceh Selatan lantaran tingginya gelombang di perairan Aceh Selatan dan Simeulue. Ratusan penumpang terpaksa menginap di kapal karena tak punya biaya penginapan.

Dalam sepekan terakhir, ini kali kedua keberangkatan KMP Labuhanhaji ke Simeulue tertunda karena cuaca buruk. Dalam suasana seperti itu sejumlah penumpang jatuh sakit dan dibawa ke Puskesmas Labuhanhaji untuk dirawat.

Kepala Dinas Perhubungan Simeulue, Kasirman yang ditanyai Serambi, Senin (22/7), mengatakan dalam menangani ratusan penumpang KMP Labuhanhaji yang mayoritas warga Simeulue, Pemkab Simeulue sudah berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Selatan. “Alhamdulillah, kita juga sudah berkoordinasi dengan Camat Labuhanhaji dan Kadis Perhubungan Aceh Selatan untuk membantu saudara-saudara kita yang tertahan cuaca buruk di Labuhanhaji,” katanya.

Kasirman juga mengutip informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa cuaca buruk dan gelombang tinggi ini bakal terjadi hingga 25 Juni mendatang. Untuk itu, jajaran Pemkab Simeulue seperti Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, dan BPBD Simeulue perlu terus berkoordinasi untuk meringankan beban ratusan penumpang yang masih tertahan di Pelabuhan Labuhanhaji.

“Tadi Pak Sekda sudah menyampaikan bagaimana cara agar bantuan dari Simeulue bisa sampai kepada saudara kita yang tertahan di Labuhanhaji,” kata Kasirman yang mengaku terus berkomunikasi dengan jajaran pemerintah di Aceh Selatan.

Selain itu, Pemkab Simeulue saat ini sedang menggalang bantuan dari jajaran satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) yang hasilnya nanti untuk diteruskan ke Labuhanhaji.

Belum dipastikan
Kapan KMP Labuhanhaji bisa berlayar kembali, hingga kemarin petang belum bisa dipastikan karena cuaca yang tidak bersahabat, kata Kepala UPTD Pelabuhan Labuhanhaji, Yulmahendra saat dikonfirmasi Serambi, Senin (22/7).

Yulmahendra yang pada saat itu siaga di Pelabuhan Labuhanhaji bersama Camat Labuhanhaji, Gusmawi Mustafa SE terus memonitor perkembangan cuaca dan kebutuhan penumpang.

Kepada Serambi, Yulmahendra mengaku bahwa Dinas Sosial Aceh Selatan sudah mengerahkan bahan makanan untuk dapur umum.

“Puskesmas Labuhanhaji dan pihak Kesehatan Pelabuhan sudah membuka posko kesehatan. Kita berharap kepedulian dari berbagai unsur untuk segera membantu,” timpal Gusmawi Mustafa.

Pantauan Serambi, sejak Senin (22/7) pagi para calon penumpang berdatangan dari berbagai penjuru untuk berangkat ke Simeulue via Pelabuhan Labuhanhaji. “Kita belum bisa pastikan kapan bisa berangkat, yang pasti kita lihat dulu kondisi cuacanya,” kata Yulmahendra.

Sementara itu, Camat Labuhanhaji, Gusmawi Mustafa mengaku sejauh ini pihaknya kekurangan beras dan mi instan untuk memenuhi kebutuhan penumpang. Ia berharap ada bantuan dari Dinas Sosial Aceh untuk menutupi stok beras dan mi instan yang semakin menipis itu.

“Dapur umum ini stoknya juga sangat terbatas. Jika sampai besok kapal belum bisa berangkat otomatis stok makanan yang tersedia tidak mencukupi,” pungkasnya. (tz/sm)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved