Breaking News:

Sikapi Sorotan Kunker Plt Gubernur ke Amerika, Jubir: Semua Tugas Gubernur Penting

SAG kepada Serambinews.com, Selasa (23/7/2019) menyatakan, tidak ada hak istimewa pada seseorang untuk menilai yang satu lebih penting dari yang lain.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -- Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani (SAG) menyampaikan bahwa semua aktifitas dan tugas yang dilakukan gubernur bersifat penting.

SAG kepada Serambinews.com, Selasa (23/7/2019) menyatakan, tidak ada hak istimewa pada seseorang untuk menilai yang satu lebih penting dari yang lain.

Hal itu disampaikan SAG menyikapi sorotan kunjungan kerja (kunker) Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah ke Amerika Serikat (AS).

Plt Gubernur Aceh, lanjut SAG, juga menghargai tugas-tugas ke luar negeri semua unsur aparatur pemerintahan, seperti Wali Nanggroe, bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, anggota DPRA, DPRK, SKPA, hingga SKPD.

Menurut dia, semua tugas tersebut adalah bagian dari tugas negara yang harus dan sudah mendapat izin dari atasan atau pejabat yang berwenang.

Baca: LSM Jang-Ko: Kunjungan Plt Gubernur ke AS Harus Jawab Keinginan Masyarakat Selamatkan Lingkungan

Baca: Ketua Harian PNA Kritik Plt Gubernur ke Amerika, Kasus Dana 2 T dan APBA-P Lebih Urgent Diselesaikan

Baca: Mandeknya Dana Hibah Dayah dalam Rp 2 Triliun, Haji Uma: DPRA Berhak Panggil Plt Gubernur

“Bapak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah ke AS atas izin Kementerian Dalam Negeri,” kata SAG.

Perjalanan ke Negeri Paman Sam itu, jelasnya, sudah dijadwalkan sejak lama yang bertujuan untuk mempelajari pengelolaan hutan, terutama terkait dengan Perhutanan Sosial atau hutan adat yang juga sangat penting untuk rakyat Aceh.

Selama di Amerika, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah juga mendalami strategi penanggulangan kebakaran hutan dalam upaya menyelamatkan hutan Aceh yang kebakarannya terus meluas.

"Tidak relevan mengaitkan kunjungan ke Amerika dengan masalah ‘hibah-bansos’—apalagi dengan subyektifitas politik (suka atau tidak suka) dari seseorang yang punya kepentingan tertentu," ujar SAG mengutip penegasan Plt Gubernur Nova Iriansyah.

Kemudian SAG menjelaskan, penyelesaian hibah/bansos yang sedang berpolemik saat ini sedang ditangani Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dengan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk diselesaikan melalui APBAP 2019.

Lagi pula, katanya melanjutkan, posisi fisik Nova Iriansyah sebagai Plt Gubernur Aceh tidak menghalangi kendalinya terhadap Pemerintah Aceh, karena komunikasi dengan seluruh aparatur atau stakeholder lainnya tetap dilakukan tanpa halangan sedikit pun.

“Buktinya, saya bisa berkomunikasi dengan lancar meski Bapak Plt Gubernur Nova Iriansyah sedang berada di Amerika saat ini,” pungkas Jubir SAG. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved