Info Haji 2019

Ada Enam Titik Lokasi Halte Bus di Mekkah

Sama seperti tahun sebelumnya, Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia di Mekkah, termasuk Aceh

Ada Enam Titik Lokasi Halte Bus di Mekkah
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Kakanwil Kemenag Aceh, HM Daud Pakeh, meninggalkan bandara usai melihat langsung keberangkatan jamaah calon haji kloter 1 embarkasi Aceh. 

BANDA ACEH - Sama seperti tahun sebelumnya, Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia di Mekkah, termasuk Aceh, difasilitasi sarana transportasi berupa Bus Shalawat untuk memudahkan perjalanan menuju Masjidil Haram dan sebaliknya sehingga jamaah tak perlu menyewa mobil.

Berbeda dengan tahun lalu, Bus Shalawat hanya disediakan bagi jamaah yang tinggal di hotel dengan radius lebih dari 1,5 kilometer. Sedangkan tahun ini seluruh jamaah Indonesia difasiltasi Bus Shalawat mulai dari yang menetap di hotel terdekat dengan Masjidil Haram maupun yang terjauh dari Masjidil Haram.

Bagi jamaah haji asal Aceh yang seluruhnya ditempatkan di wilayah Syisyah, maka perlu mengingat bahwa bus yang melayani wilayah Syisyah adalah bus dengan kode nomor 8.

“Bus Shalawat yang bergambar bendera Merah Putih dengan nomor 8 itulah yang akan melayani jamaah Aceh di Syisyah menuju Masjidil Haram dan sebaliknya,” kata Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Muhammad Nasril Lc kepada Serambi di Banda Aceh, Selasa (23/7) yang memperoleh informasi dari salah seorang petugas haji Indonesia di Arab Saudi asal Aceh yang bertugas pada bagian transportasi, Darwin SE.

Nasril menyebutkan, posisi halte Bus Shalawat di Syisyah 2 ada enam halte, yaitu halte 1 di depan hotel 230, halte 2 di depan hotel 234. Sedangkan halte 3 di depan hotel 206, halte 4 depan hotel 201, halte 5 depan hotel 229, dan halte 6 di depan hotel 228.

Namun, untuk JCH asal Embarkasi Banda Aceh, petunjuk haltenya adalah jamaah Aceh dari hotel Nomor 219, 220 dan 221, halte Bus Shalawat berada di halte 1, dan lokasi di depan Hotel 230.

Sementara itu, jamaah Aceh dari hotel Nomor 222 sampai dengan 228, halte Bus Shalawat berada di halte 6, lokasi di depan hotel Nomor 228.

“Yang terpenting diingat oleh jamaah calon haji Aceh adalah bus shalawat bergambar bendera Indonesia, dan ada kode bus angka 8. Kemudian diingat titik lokasi halte sesuai yang terdekat dengan hotel,” sebut Nasril.

Ia berharap informasi ini dapat bermanfaat bagi jamaah atau keluarga dan kerabat untuk saling membantu mengingatkan supaya tidak keliru dalam menggunakan jalur rute bus shalawat selama di Mekkah.

Informasilainnya yang disampaikan Nasril berdasarkan data yang dikirim oleh petugas haji Aceh di Mekkah, dr Aditya yaitu sebelumnya ada seorang JCH asal Pidie Jaya bernama Muhammad Kasim Hasan (90) sempat dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), namun kondisinya sudah membaik.

“Hasil konsultasi yang dilakukan dokter kloter dengan dokter penanggung jawab pasien di KKHI, hanya perlu observasi satu dua hari lagi sebelum dipulangkan ke penginapan,” katanya.

Selain itu, ada seorang JCH lainnya asal Pidie Jaya atas nama Tarmidi bin Mahmud Abdullah sempat dirawat di kloter akibat kelelahan dan kekurangan cairan karena aktivitas fisik berlebih. Namun, kondisi terakhir jamaah tersebut juga sudah sangat baik.

Sementara JCH yang tergabung dalam kloter 2 asal Aceh Timur, Banda Aceh, dan Aceh Besar hari ini, Rabu (24/7) sekitar pukul 23.10 WIB akan bertolak ke Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar.

Selanjutnya, JCH kloter 3 asal Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Gayo Lues, Nagan Raya, dan Subulussalam akan masuk Asrama Haji, juga hari ini, Rabu (24/7) sekitar pukul 21.00 WIB. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved