Kementerian PU-PR Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Pijay. Ini Calon Penerima

Permasalahan mendasar yang dialami warga miskin di Pidie Jaya saat ini adalah, hampir semua mereka menempati rumah tidak layak huni. Pemerintah terus

Kementerian PU-PR Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Pijay. Ini Calon Penerima
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Bupati Pidie Jaya yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab, Ir Jailani Beuramat menyerahkan bantuan stimulan, Selasa (23/7/2019). 

Kementerian PU-PR Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Pijay. Ini Calon Penerima

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Permasalahan mendasar  yang dialami warga miskin di Pidie Jaya saat ini adalah, hampir semua mereka menempati rumah tidak layak huni.

Pemerintah terus memberi perhatian terhadap persoalan tersebut, sehingga rumah tangga miskin dapat keluar dari garis kemiskinan.

Melalui dana gampong yang di plot setiap tahun, diharapkan pembangunan rumah baru (rekonstruksi) serta rehabilitasi terus dilakukan. 

Selain itu, pada tahun 2019 ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) akan melancarkan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) ke Pidie Jaya.

Hal itu, kata Bupati Pidie Jaya, diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab, Ir Jailani Beuramat, dalam sambutannya pada sosialisasi dan penyerahan bantuan stimulan, Selasa (23/7/2019), dimaksudkan untuk memberdayakan warga berpenghasilan rendah agar mampu membangun rumah secara swadaya.

Program BSPS tahun ini, lanjut Jailani, Pijay mendapatkan alokasi sejumlah 235 unit.

Rinciannya, Kecamatan Meureudu 40 unit, Meurahdua 125 unit, Bandardua 45 unit dan Kecamatan Bandarbaru sebanyak 25 unit.

Sosialisasi dan penyerahan buku rekening kepada calon penerima bantuan stimulant berlangsung di Aula Kantor Bappeda Pijay, Selasa (23/7/2019).

Acara tersebut juga ikut disaksikan anggota Forkopimda, Kadis PU Pijay,  camat, keuchik gampong serta para calon penerima.   

Baca: Ini Kegiatan Kejari Aceh Utara Peringati HUT Bhakti Adhyaksa

Baca: Buktikan Keangkeran Lampineung, Defri dan Zamrony Antar Persiraja Bungkam Blitar Bandung United 2-1

Baca: Personel Polres Aceh Barat Tangkap Pengedar Sabu 25,64 Gram

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Aceh, Muhammad Anggit Kadri ST MSi, dalam paparannya antara lain menyebutkan, bantuan stimulan setiap unit adalah Rp 17,5 juta. Rinciannya, Rp 15 juta untuk bahan material dan Rp 2,5 juta lagi untuk upah tukang.

Uang masuk ke rekening calon penerima bantuan, tapi ia tidak memegang uang karena uang yang telah ditarik  secara bertahap (dua tahap), selanjutnya di stor untuk  pembelian atau belanja barang yang dikordinir oleh masing-masing kelompok.

Kabid Cipta Karya Dinas PU Pijay, Okta Handipa ST M Arch menjawab Serambinews,com mengatakan, jika uang sudah masuk ke rekening maka pekerjaan sudah bisa dimulai dan berakhir hingga Desember 2019 mendatang.

Dengan dana Rp 15 juta (selain untuk tukang Rp 2,5 juta), karena yang direhab rumah tidak layak huni maka pekerjaan yang dilakukan meliputi, dinding, lantai serta atap. Agar kegiatan BSPS berjalan lancar, Okta berharap kepada penerima untuk saling  bekerjasama serta ikut membantu.(*)    

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved