Liga 2

Menang 2-1, Persiraja Akui Bermain Buruk, Blitar Bandung United Kecewa Terhadap Wasit

Sejak awal, kedua tim bermain dengan saling menyerang, gol perdana Persiraja diciptakan Defri Riski di menit 20 dan bertahan hingga turun minum.

Menang 2-1, Persiraja Akui Bermain Buruk, Blitar Bandung United Kecewa Terhadap Wasit
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Pemain Persiraja, Defri Rizki meluapkan kegembiraan usai membobol gawang pemain Blitar Bandung United. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh berhasil membantai Blitar Bandung United 2-1, Selasa (23/7/2019) di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh.

Sejak awal, kedua tim bermain dengan saling menyerang, gol perdana Persiraja diciptakan Defri Riski di menit 20 dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Blitar mampu menyamai kedudukan 1-1 lewat gol Rezham Baskoro di menit 70.

Namun skor seri hanya bertahan delapan menit, di menit 78 Zamrony berhasil membawa Persiraja kembali unggul 2-1 lewat permainan ala tika-taka.

Meskipun pertandingan berlangsung tensi rendah, Pelatih Blitar Bandung United, Liestiadi mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit, Rihendra Purba asal Sumatera Utara.

Baca: Pesawat Cessna Tabrak Kabel Listrik Sebelum Jatuh, Salman Alfarisi dan Arthur Arfa Jadi Korban

Baca: Peneliti dari Malaysia Kunjungi UTU Meulaboh

Baca: Lambarih, Desa Produktif Binaan Pemerintah Aceh

Menurutnya, beberapa kali anak asuhnya dilanggar lawan namun dibiarkan wasit.

Namun ketika mereka menyenggol lawan langsung jadi pelanggaran.

Diakui Liestiadi, pertandingan di Lampineung sebenarnya berlangsung menarik, kedua tim saling menyerang. Namun prilaku wasit merusak segalanya.

Padahal, lanjutnya, anak-anak asuhnya sudah semangat saat berhasil meyamakan kedudukan.

Namun ketidakadilan wasit membuat mereka kembali drop.
Sementara Pelatih Persiraja, Hendri Susilo mengaku permainan Persiraja kali ini merupakan yang terburuk sepanjang tujuh laga yang sudah dilalui.

Meskipun hasil akhir mereka menang, namun banyak hal yang harus dibenahi.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved