Asosiasi Pemerintah Desa Minta Bupati Aceh Utara Jemput Keuchik Munirwan yang Ditahan Polda Aceh

Keuchik Munirwan memiliki potensi dan telah membuat nama Pemerintah Aceh Utara dan Pemerintah Aceh dikenal di seluruh pelosok nusantara.

Asosiasi Pemerintah Desa Minta Bupati Aceh Utara Jemput Keuchik Munirwan yang Ditahan Polda Aceh
FOR SERAMBINEWS.COM
Kolas foto Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Aceh Utara, Abubakar dan Keuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Tgk Munirwan. Keuchik Munirwan ditahan Polda Aceh terkait dugaan memproduksi dan menjual benih padi jenis IF8. 

Asosiasi Pemerintah Desa Minta Bupati Aceh Utara Jemput Keuchik Munirwan yang Ditahan Polda Aceh

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Aceh Utara, mendesak Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib untuk menjemput Keuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Tgk Munirwan.

Seperti diberitakan, Keuchik Munirwan ditahan Polda Aceh setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (23/7/2019).

Keuchik Munirwan ditahan terkait dugaan memproduksi dan mengedarkan (memperdagangkan) secara komersil benih padi jenis IF8 yang belum dilepas varietasnya dan belum disertifikasi (berlabel).

Terkait penahanan itu, Ketua Apdesi Aceh Utara, Abubakar meminta Bupati dan Pemerintah Aceh menjemput Keuchik Munirwan di Polda.

Selain itu, Apdesi Aceh Utara juga mendesak Dinas Pertanian Aceh mencabut laporan atas dugaan mengedarkan benih yang dianggap ilegal.

Semestinya, kata Abubakar, Keuchik Munirwan diselamatkan oleh seluruh pemangku kebijakan.

Baca: Misteri Bibit Padi IF8 yang Membuat Keuchik Meunasah Rayeuk Nisam Dijebloskan ke Sel, Ini Faktanya

Baca: Jual Padi IF8, Polda Aceh Tahan Keuchik Meunasah Rayeuk Nisam Tgk Munirwan

Baca: Senator Fachrul Razi Desak Kadistanbun Aceh Cabut Laporan di Polda dan Bebaskan Keuchik Munirwan

Sebab Keuchik Munirwan memiliki potensi dan harus dibina karena telah membuat nama Pemerintah Aceh Utara dan Pemerintah Aceh dikenal di seluruh pelosok nusantara.

"Bukan malah membuat laporan polisi lalu ditangkap," ujar Abubakar.

Halaman
12
Penulis: Jafaruddin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved