Breaking News:

Kasus Pelecehan Seksual

Kernet Truk Cabuli Anak Majikannya Sendiri, Ini Modus Operandi Pelaku

Peristiwa pencabulan yang dilakukan tersangka terhadap Mawar, anak tokenya itu sudah terjadi pada bulan Mei 2019 lalu.

Penulis: Misran Asri | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto didampingi Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani menanyai tersangka pencabulan terhadap bocah di bawah umur saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Jumat (26/7/2019). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - AM alias Yono (27) warga Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, diringkus aparat Polresta Banda Aceh, setelah dilaporkan mencabuli seorang bocah perempuan, sebut saja namanya Mawar (9), bukan nama yang juga warga kecamatan Peukan Bada.

Peristiwa pencabulan yang dilakukan tersangka terhadap Mawar, anak tokenya itu sudah terjadi pada bulan Mei 2019 lalu.

Karena, tersangka Yono mengancam, sehingga Mawar tidak berani menceritakan kepada siapapun terhadap apa yang telah dialaminya.

Namun, ibu kandung korban sebut saja Melati (37) melihat perubahan perilaku terhadap anak perempuannya itu yang dinilai tidak biasa.

Sehingga Melati pun mencari tahu apa yang terjadi dengan anaknya itu.

Berkat ketabahan si ibu dalam mengorek sedikit demi sedikit informasi dari anaknya itu.

Sehingga terungkap cerita bahwa Mawar telah melalui saat-saat sulit, di mana dirinya telah dicabuli oleh AM alias Yono yang tak lain, kernet truk ayah korban.

Berita Terpopuler Hari Ini

Setelah Pramugari Wajib Berjilbab, Kini Bupati Aceh Besar Larang Maskapai Beroperasi pada Hari Raya

Tidak Hanya untuk Obat Malaria, Jus Daun Pepaya Ternyata Juga Bisa Bikin Awet Muda

Kasus Tgk Munirwan Ditahan Polisi Jadi Trending Topik di Twitter, Netizen Minta Jokowi Bersikap

Kasus pencabulan itu pun baru terungkap pada Juni 2019 dan tersangka berhasil ditangkap beberapa hari lalu.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, didampingi Kanit PPA, Ipda Puti Rahmadiani STrK dalam konferensi pers, Jumat (26/7/2019).

Menurut Kapolresta Kombes Trisno, pencabulan itu berawal saat korban mau pergi ke rumah temannya yang keberadaannya dekat dengan rumah tersangka di Kecamatan Peukan Bada.

Tapi, nahasnya teman Mawar tidak berada di rumahnya.

Lalu, korban pun bertemu dengan tersangka yang memang dikenal dekat, karena AM alias Yono bekerja dengan ayahnya sebagai kernet.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved