128 Orang Ikuti Seleksi Secaba PK TNI AD Pulau Terluar di Makodim Simeulue

peserta mengikuti pemeriksaan dasar meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan dasar, postur dan parade

128 Orang Ikuti Seleksi Secaba PK TNI AD Pulau Terluar di Makodim Simeulue
FOR SERAMBINEWS.COM
Kodim 0115/Simeulue menggelar seleksi Secaba PK TNI AD, yang berlangsung di Makodim Simeulue, Sabtu (27/7/2019) 

128 Orang Ikuti Seleksi Secaba PK TNI AD Pulau Terluar di Makodim Simeulue

Laporan Sari Muliyasno | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Kodim 0115/Simeulue gelar proses penerimaan calon tentara (werving) Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) TNI AD Pulau Terluar Tahun Anggaran 2019 di Makodim Simeulue, Desa Amaiteng, Simeuleu Timur, Kabupaten Simeulue, Sabtu (27/7/2019).

Proses seleksi yang dikhususkan bagi putra daerah asli Simeulue tersebut, digelar guna menjaring putra dan putri Simeulue untuk mengabdikan diri kepada negara melalui TNI AD.

Baca: Anggota DPRA Kecam Tindakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang Laporkan Keuchik Tgk Munirwan

"Tercatat animo pendaftar sejumlah 128 orang yang mengadu nasib bersaing agar dapat menjadi seorang Bintara TNI AD," ujar Dandim Simeulue, Letkol Inf Awang Danuarto, SSos.

Dalam kegiatan itu, peserta mengikuti pemeriksaan dasar meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan dasar, postur dan parade.

Hingga saat ini, peserta masih mengikuti seleksi untuk selanjutnya akan diakomodir untuk mengikuti seleksi tingkat Panda di Provinsi.

Baca: TNI Terlibat Kontak Senjata Dengan 20 Orang Kelompok Separatis Papua, Ditemukan Ceceran Darah

Dandim Simeulue, menyatakan bahwa setiap tahunnya Kodim 0115/Simeulue menyelenggarakan seleksi penerimaan Secaba maupun Secata pulau terluar yang dikhususkan bagi putra dan putri asli Simeulue yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara menjadi seorang prajurit TNI AD yang telah berjalan sejak lima tahun terakhir.

Selain itu, pengkhususan bagi putra daerah ini merupakan bentuk kepedulian komando atas kepada putra daerah di pulau terluar yang selama ini kesulitan untuk mengakses pendaftaran menjadi Prajurit TNI, karena selain faktor jarak yang cukup jauh juga faktor ekonomi.(*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved