Breaking News:

Kadistanbun Aceh A Hanan Minta Nitizen Berhenti Hujatnya di Medsos

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh A Hanan menjadi sasaran nitizen setelah Tgk Munirwan, Keuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan SP MM 

 
Kadistanbun Aceh A Hanan Minta Nitizen Berhenti Hujatnya di Medsos

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh A Hanan menjadi sasaran nitizen setelah Tgk Munirwan, Keuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak Selasa (23/7/2019).

Hanan dituduh sebagai orang yang melaporkan kasus pengedaran bibit padi jenis IF8 tak berlabel ke penyidik Polda Aceh sehingga Tgk Munirwan yang dikenal sebagai keuchik inovator dalam pengembangan bibit padi tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Namun belakangan tuduhan itu dibantah oleh A Hanan dan menyatakan dirinya tidak pernah mengadukan keuchik Munirwan ke polisi.

Penyidik juga sudah membuat pernyataan bahwa kasus tersebut diungkap berdasarkan laporan Polisi Model A.

Laporan Polisi Model A merupakan laporan yang dibuat oleh anggota Polri yang mengetahui adanya tindak pidana.

Penangganan seperti ini diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian RI Nomor 12 tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Penanganan Perkara Pidana di Lingkungan Polri.

Baca: Ini Komentar Pejabat, LSM dan Mahasiswa Terkait IF8 Yang Menyeret Keuchik Munirwan

Baca: Penangkar Benih Aceh Utara Merasa Dirugikan dengan Peredaran Benih IF8 di Masyarakat, Ini Alasannya

Baca: Tersangka Kasus PDKS, Darmili Mangkir dari Panggilan Penyidik

Sejak Jumat (26/7/2019), Tgk Munirwan sudah mendapat penangguhan penahanan dari Kapolda Aceh.

Tgk Munirwan yang didampingi kuasa hukumnya dari Koalisi NGO HAM Aceh baru meninggalkan Mapolda Aceh pada malam hari sekitar pukul 19:43 WIB.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved