Breaking News:

Kadistanbun Aceh A Hanan Minta Nitizen Berhenti Hujatnya di Medsos

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh A Hanan menjadi sasaran nitizen setelah Tgk Munirwan, Keuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan SP MM 

Dengan adanya penangguhan penahanan Tgk Munirwan, Hanan berharap nitizen tidak lagi menghujatnya di media sosial (medsos).

“Saya berharap semua (nitizen) medsos yang selama ini menghujat saya, saya sengaja tidak menanggapi di medsos, saya pikir sudah bisa dihentikan,” katanya.

Hanan menyampaikan itu saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Aceh bersama Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ary Apriyono dan Direktur Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Saladin serta Jubir Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani.

Awalnya, Hanan tidak menjelaskan secara terang hujatan seperti apa yang selama ini diterimanya. Tapi kemudian, Direktur Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Saladin menanyakan kembali kepada Hanan bentuk hujatan itu.

“PKI, ada kata-kata seperti,” jawab Hanan polos.

Terkait dengan ujaran kebencian dan fitnah, Saladin meminta masyarakat untuk berhenti menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya di medsos, termasuk tidak boleh menghujat.

Pihaknya bisa saja menindak orang-orang yang melakukan ujaran kebencian jika ada yang melapor.

“Saya minta mulai hari ini, kalau ada informasi yang tidak jelas, jangan coba-coba bermain di medsos. Kalau setelah ini ada yang menghujat tidak berdasarkan fakta, faktapun tidak boleh dihujat, akan kena Undang-Undang ITE,” katanya mengingatkan sambil meminta Hanan untuk melapor kepihaknya jika masih ada orang yang menghujatnya di medsos.(*)
 
  
 
 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved