Persiapan MTQ Capai 75 Persen, Ditargetkan, Akhir Agustus Rampung

Persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Aceh di Kota Sigli, Pidie sudah mencapai 75 persen

Persiapan MTQ Capai 75 Persen, Ditargetkan, Akhir Agustus Rampung
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
WAKIL Bupati Pidie, Fadhullah TM Daud duduk di kursi bambu di arena MTQ tingkat provinsi Aceh di Gampong Lampeude Baroh Tijue Kota Sigli Pidie, Selasa (9/7/2019). 

SIGLI - Persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Aceh di Kota Sigli, Pidie sudah mencapai 75 persen, terutama untuk infrastruktur dan juga sarana-prasarana pendukung. Pemkab Pidie menargetkan pembangunan area MTQ dapat dirampungkan pada akhir Agustus 2019.

Bahkan, perhelatan MTQ Provinsi ini ini dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2019 atau lebih cepat satu hari dari jadwal sebelumnya pada 21 September 2019.

Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, Sabtu (27/7) mengatakan sarana seperti tiang dan tugu dicetak di luar dan akan ditempel di lokasi. Dia mencontohkan, seperti tugu Bismillah di arena MTQ atau ornamen tulisan kaligrafi gaya Timur Tengah.

“Saya menargetkan, persiapan MTQ dapat dirampungkan pada akhir Agustus 2019, bahkan jadwal dipercepat jadi 20 September,” ujarnya. Dia menambahkan, kafilah MTQ diperkirakan 75 orang per kabupaten dan jika dikali 23 kabupaten/kota, maka berjumlah hampir 2.000 orang.

Disebutkan, seluruh kafilah akan disambut dan dipeusijuk di pendopo Bupati Pidie, tetapi secara bertahap, sesuai kedatangan kafilah. “Untuk setiap kabupaten ada panitia penyambutan dan setiiap kepala dinas di Pidie saya bagi menjadi panitia penyambutan per kabupaten, sekaligus mengantar ke pemondokan,” jelasnya.

Dikatakan, jumlah pemondokan kafilah sebanyak 46 rumah di wilayah Kecamatan Kota Sigli dan Pidie dan jarak dari arena MTQ berkisar satu hingga dua kilometer.

Sedangkan tuan rumah atau Kabupaten Pidie mengutus sebanyak 55 peserta, tetapi tidak menargetkan mendapat juara umum. Tetapi cabang tilawah tunanetra putra menjadi salah satu andalan tuan rumah ini, sedangkan tunanetra putri tidak ada peserta.

Menyikapi aspirasi masyarakat dan dewan agar dapat meraih prestasi lebih meningkat, karena tidak hanya memprioritaskan pembangunan sarana MTQ, tapi persiapan peserta juga harus diutamakan.

“Untuk pembangunan persiaparan arena sudah mantap, tetapi kualitas peserta juga harus diperhatikan, sehingga Pidie bisa juara, jika tidak juara umum, minimal jadi runner-up,” ujar Ketua Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima.

PLT Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meninjau lokasi arena MTQ Ke-34 Tingkat Provinsi Aceh di Sigli, Pidie, Rabu (3/7).
PLT Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meninjau lokasi arena MTQ Ke-34 Tingkat Provinsi Aceh di Sigli, Pidie, Rabu (3/7). (SERAMBI/NUR NIHAYATI)

Sekretaris Panitia MTQ yang juga Kadis Syariat Islam Pidie, H Teuku Sabirin SH mengaku Pidie mengutus 55 peserta dan semua cabang diikuti, kecuali tilawah tunanetra putri. “Tidak ada peserta tilawah tunanetra putri. Ada dulu tapi sekarang sudah tua,” ujar Sabirin.

Meskipun tidak menargetkan juara umum, Teuku Sabirin mengaku peserta saat ini sedang dipacu dalam TC dibagi di beberapa lokasi. “Ada di MUQ dan lokasi lain, TC tiap hari Sabtu dan Minggu,” ujarnya.

Untuk andalan salah satu adalah cabang tunanetra putra yakni peserta bernama Thantawi. “Dia pernah juara pada even MTQ di Nagan Raya beberapa waktu lalu,” demikian T Sabirin.(aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved