Peternak Aceh Utara ini Terkurung dalam Rumah saat Terbakar, Begini Caranya Menyelamatkan Diri
“Tiba-tiba saat saya terbangun karena sudah panas dan terdengar suara seng terbakar di atap rumah,”
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Peternak Aceh Utara ini Terkurung dalam Rumah saat Terbakar, Ini yang Dilakukan Untuk Menyelamatkan Diri
Laporan Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Amiruddin Munir (36) warga Desa Tanjong Ceungai Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara terkurung dalam rumahnya saat terbakar pada Minggu (28/7/2019) sekira pukul 09.00 WIB.
Pun berhasil keluar dari rumahnya, tapi ayah satu anak ini yang sehari-hari bekerja sebagai peternak mengalami luka sekujur tubuhnya.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, rumah yang terbakar tersebut berkonstruksi kayu dengan ukuran 6x7 meter beratap seng.
Baca: Seorang Ibu Meninggal di Aceh Timur, Becak yang Dikemudikan Anaknya Ditabrak Honda CBR
Saat kejadian, istrinya bersama anaknya sudah pergi ke rumah ibunya yang berada di desa tersebut juga.
Sementara Amiruddin masih tertidur dalam rumah.
Karena pada malam hari Amiruddin menjaga empat ekor lembunya supaya tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, sehingga ia harus bergadang.
“Tiba-tiba saat saya terbangun karena sudah panas dan terdengar suara seng terbakar di atap rumah,” cerita Amiruddin kepada Serambinews.com.
Lalu segera bangun untuk menyelamatkan diri dan barang dalam rumahnya.
Saat ia hendak keluar dari pintu depan api sudah membesar.
Baca: Seorang Ibu Meninggal di Aceh Timur, Becak yang Dikemudikan Anaknya Ditabrak Honda CBR
“Api sudah membesar dan asap mengepul tebal dalam rumah, karena pintu tertutup,” ujar Amiruddin.
Lalu, berusaha menyelamatkan dirinya bersama satu unit sepeda motor (Sepmor) melalui pintu belakang.
“Saya itu tak bisa melihat apa-apa lagi, hanya bisa meraba-raba kunci sepmor kemudian langsung keluarga dari pintu belakang, meskipun api sudah mulai membesar,” kata Amir.
Entah bagaimana, kata Amir, dirinya berhasil keluar dari rumahnya itu.
Namun, sekujur tubuhnya mengalami luka bakar, karena tak sempat memakai baju.
Setelah Amir berhasil keluar dari rumah, beberapa warga mulai membantu memadamkam api dengan peralatan seadanya.
Tapi sayangnya, usaha warga untuk memadamkan api tak berhasil.
Dalam waktu yang tak lama rumah tersebut berubah menjadi arang.
Baca: Idul Adha 2019 - Bolehkah Berkurban dengan Cara Berhutang? Ini Hukumnya
Amir tak sempat menyelamatkan barang apapun dari dalam rumahnya, selain celana di dalam.
Bahkan uang kontan milik orang lain yang ada padanya Rp 9 juta dan uang miliknya Rp 2 juta juga ikut ludes terbakar.
Setelah kejadian itu kemudian dibawa warga ke Puskesmas Tanah Jambo Aye untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Lebih Rp 150 juta kerugian, karena semua barang terbakar, termasuk baju dan perlengkapan sekolah anak saya juga ikut terbakar,” ungkap Amir.(*)
Baca: Sebelum Tewas Ditembak Brigadir Rangga di Polsek, Ini Pesan Terakhir Bripka Rachmat Effendy