TKW Aceh Disiksa
Begini Perkembangan Kasus TKW Aceh Asal Nisam yang Disiksa Majikan di Malaysia
“Jadi selama 21 hari, Annisah tidak diizinkan ditemui siapapun terhitung mulai 27 Juli 2019. Annisah baru bisa ditemui 19 hari lagi,” ujar Haji Uma.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
“Jadi selama 21 hari, Annisah tidak diizinkan ditemui siapapun terhitung mulai 27 Juli 2019. Annisah baru bisa ditemui 19 hari lagi,” ujar Haji Uma.
Begini Perkembangan Kasus TKW Aceh Asal Nisam yang Disiksa Majikan di Malaysia
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Anissah (25), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, yang disiksa majikan, kini diamankan di suatu tempat di Malaysia, karena kasus tersebut sekarang sudah ditangani Polis Diraja Malaysia.
Diberitakan sebelumnya, Annisah disiksa oleh majikannya, sehingga giginya rontok, dan sekujur tubuh dipenuhi luka dan rambutnya dicabut.
Ia berhasil lolos dari majikannya setelah ditinggalkan di suatu lokasi yang tidak diketahui oleh korban.
Baca: Ini Penampakan 3 Km Jalan Tol Banda Aceh-Sigli yang Sudah Dicor Beton, Lokasinya Mulai Desa Pakuk
Kemudian korban ditolong oleh seorang TKI yang bekerja di sebuah hotel di Malaysia, Jumat (20/7/2019) malam.
“Kita sudah membantu membuat paspor untuk Syaribanun, ibunya Annisah beberapa hari lalu karena beliau ingin berangkat ke sana,” ujar Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma kepada Serambinews.com, Senin (29/7/2019).
Baca: Cinta Terlarang Oknum Guru dan Siswi SMA, Ngaku Sudah Sering Berbuat Dosa di Kantin dan Rumah Dinas
Namun, petugas di sana belum mengizinkan siapapun untuk menemui Annisah.
Pasalnya kasus penyiksaan tersebut dalam proses penyidikan.
“Jadi selama 21 hari, Annisah tidak diizinkan ditemui siapapun terhitung mulai 27 Juli 2019. Annisah baru bisa ditemui 19 hari lagi,” ujar Haji Uma.
Informasi tersebut diperoleh Haji Uma dari Tgk Bukhari yang selama ini mendampingi korban dalam kasus itu.
Tgk Bukhari mendapat rekomendasi dari Haji Uma untuk mendampingi kasus tersebut.
Baca: Cinta Terlarang Oknum Guru dan Siswi SMA, Ngaku Sudah Sering Berbuat Dosa di Kantin dan Rumah Dinas
Adapun kasus itu dilaporkan KBRI di Malaysia kepada polis yang juga ikut didampingi Tgk Bukhari.
“Kita terus memantau perkembangan kasus tersebut sampai tuntas nantinya,” pungkas haji Uma. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anissah-tkw-asal-alue-dua-nisam-antara-yang-diduga-disiksa-majikan.jpg)