Luar Negeri

Inggris Tambah Kapal Perang ke Perairan Teluk, Menyusul Ketegangan Dengan Iran Akibat Kapal Tanker

Pihak Angkatan Laut Kerajaan telah meminta kepada kapal-kapal berbendera Inggris untuk memberikan pemberitahuan sebelum melintasi Selat Hormuz

Inggris Tambah Kapal Perang ke Perairan Teluk, Menyusul Ketegangan Dengan Iran Akibat Kapal Tanker
(AFP PHOTO / HANDOUT / BRITAINS MINISTRY OF DEFENCE)
Kapal perang perusak Inggris, HMS Duncan. 

Kapal perang perusak HMS Duncan yang dikirim Angkatan Laut Kerajaan menyusul ketegangan yang meningkat antara Inggris dengan Iran. Ini bertujuan untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz

SERAMBINEWS.COM - Kapal perang yang dikirim untuk mengawal kapal-kapal berbendera Inggris di perairan Teluk dilaporkan telah tiba di kawasan tujuan.

Kapal perang perusak HMS Duncan yang dikirim Angkatan Laut Kerajaan menyusul ketegangan yang meningkat antara Inggris dengan Iran itu bertujuan untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Iran pada awal Juli juga telah menyita sebuah kapal tanker berbendera Inggris, dalam apa yang disebut London sebagai tindakan "perompakan negara". 

Baca: Viral Video Pria Mati Hidup Lagi Saat Dibawa Ambulans, Kabarnya Kini Diperiksa Polisi

Ini merupakan aksi balasan Iran setelah kapal tankernya disita oleh Inggris.

Kapal perang HMS Duncan akan segera bergabung dengan kapal fregat HMS Montrose yang dijadwalkan untuk berlabuh dan menjalani pemeliharaan di pelabuhan terdekat di Bahrain, akhir Agustus mendatang.

Tugas kapal tersebut nantinya bakal digantikan oleh kapal perang fregat lainnya, HMS Kent, yang siap diberangkatkan ke perairan Teluk akhir tahun ini.

Inggris sebelummya sempat mengajukan proposal untuk membentuk pasukan perlindungan maritim yang dipimpin Eropa di Teluk, guna melindungi pengiriman melalui Selat Hormuz yang rentan, namun tetap tidak mencari konfrontasi dengan Iran.

Baca: Begini Kronologi Pria Muda Rudapaksa Nenek 74 Tahun di Aceh Utara, Diawali Pijit Lalu Masuk Kamar

Pihak Angkatan Laut Kerajaan telah meminta kepada kapal-kapal berbendera Inggris untuk memberikan pemberitahuan sebelum melintasi Selat Hormuz, yang kemudian bakal dikawal kapal perang Inggris.

Marinir Kerajaan mengatakan telah mendampingi hingga 35 kapal dagang dalam 20 transit terpisah.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved