Pendemo: Dapur Rumah Warga Subulussalam Masuk Kawasan HGU PT Laot Bangko

Beberapa pemuda dari Subulussalam yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sada Kata (AMM_SAKA) meminta kepada Plt Gubernur Aceh Nova...

Pendemo: Dapur Rumah Warga Subulussalam Masuk Kawasan HGU PT Laot Bangko
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Mahasiswa Subulussalam menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (29/7/2019). 

Pendemo: Dapur Rumah Warga Masuk HGU PT Laot Bangko

Laporan Masrizal I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Beberapa pemuda dari Subulussalam yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sada Kata (AMM_SAKA) meminta kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk mengevaluasi izin HGU PT Laot Banko yang sudah bediri 30 tahun. 

Desakan tersebut disampaikan dalam demo yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (29/7/2019). 

"Selama ini kami hanya menerima tanah longsor, air tercemar, ikan-ikan mati semua. Sampai-sampai dapur rumah kami sudah masuk ke wilayah HGU perusahaan," teriak orator.

Baca: Mahasiswa Subulussalam Demo Kantor Gubernur Minta Evaluasi Izin HGU PT Laot Bangkok

Baca: Tidak Ada Petugas yang Melayani, Seorang Pasien Meninggal Dunia di Teras Puskesmas Salang Simeulue

Baca: Jembatan Penghubung Singkohor-Subulussalam Hancur Diterjang Banjir, Pengendara Terobos Sungai

Tak hanya itu, menurut pendemo banyak persoalan lain yang tidak ditindaklanjuti perusahaan. Termasuk persoalan upah minimum provinsi (UMP). 

"Ibu-ibu kami kerja di sana, gaji yang dibayarkan tidak cukup untuk membayar biaya sekolah. Kami tidak ingin diperkosa oleh pihak asing," ungkapnya. (*) 

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved