Kisah Inspiratif

Yatim Sejak Empat Tahun, Vokalis Band Ini Jadi Juragan Gulai Siput di Aceh Singkil

Gulai siput dijual Rp 10.000 sementara bila diantar tambah ongkos menjadi Rp 13.000 tiap kemasan seukuran mangkuk bakso.

Yatim Sejak Empat Tahun, Vokalis Band Ini Jadi Juragan Gulai Siput di Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Gulai siput buatan Khairul Fahmi, penduduk Kuta Simboling, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, Rabu (31/7/2019) 

Kondisi himpitan ekonomi itulah memaksa Khairul, berhenti kuliah ketika masuk semester enam di universitas negeri terkemuka di Sumatera Utara

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Perjuangan hidup pemuda ini layak untuk ditiru.

Putus kuliah karena himpitan ekonomi tak membuat anak yatim ini patah semangat.

"Umur 4 tahun ayah meninggal. Sejak saat itu aku berdua saja sama ibu," kata Khairul Fahmi ditemui di dapur rumah kayu 2x5 meter yang menjadi tempatnya memasak gulai siput memenuhi pesanan pelanggan, Rabu (31/7/2019).

Baca: Ini Identitas 3 Pria dalam Mobil Putih, Ditangkap Polisi di Aceh Utara, Terdengar Suara Tembakan

Penduduk Desa Kuta Simboling, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, yang dikenal sebagai vokalis band itu, sejak dua pekan terakhir menjadi juragan gulai lokan siput.

Bersama temannya Mahmudin yang merupakan lulusan sarjana hukum, Khairul memasak gulai siput dengan resep dipelajarinya dari sang ibu sebagai spesialis memasak di tempat pesta.

Khairul sejak balita hanya hidup bersama sang bunda.

Menopang kehidupan sehari-hari ibu Khairul, mencari lokan dan menjadi juru masak di tempat pesta.

Kondisi himpitan ekonomi itulah memaksa Khairul, berhenti kuliah ketika masuk semester enam di universitas negeri terkemuka di Sumatera Utara.

Baca: Usut Penyebab Karhutla di Aceh Barat, Polisi Periksa 9 Warga, Siswa Korban Asap Dibawa Pulang

Halaman
123
Penulis: Dede Rosadi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved