Janda Rohana Berteduh di Rumah Bocor Beratap Rumbia
RUMAH berkonstruksi kayu itu tampak ringkih. Atapnya dari rumbia yang sudah lapuk dan long di sana- sini kian menambah
RUMAH berkonstruksi kayu itu tampak ringkih. Atapnya dari rumbia yang sudah lapuk dan long di sana- sini kian menambah reotnya rumah milik Rohana (50), seorang janda warga Desa Gampong Baro L, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya ini. Ironisnya, sejak menempatinya lima tahun lalu hingga sekarang, rumah tersebut tak tersentuh perbaikan sehingga makin rapuh.
Janda Rohana sehari-hari bekerja sebagai petani untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sedangkan untuk sekedar berteduh dan menghabiskan malam, ia menempati rumah yang sudah tidak layak huni tersebut dari sejak tahun 2014 lalu. Sayangnya, walau secara visual rumah itu tak layak huni, namun sampai saat ini rumah Rohana tersebut belum tersentuh bantuan apa pun. "Kondisi kehidupan Nek Rohana memang serba kekurangan dan sangat menyedihkan,” jelas Wita Rosnidar (21), kerabat Rohana kepada Serambi, Rabu (31/7).
Wita menerangkan, pada tahun 2018 lalu, Bupati Aceh Jaya, HT Irfan TB bersama dengan dinas terkait sudah pernah melihat langsung kondisi rumah Rohana. Namun sampai sekarang belum ada tindakan apa pun untuk memperbaiki rumah tersebut. “Kondisi rumah Ne Rohana sudah pernah dilihat oleh Bupati. Saya pun tidak mengerti mengapa sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya," ungkapnya.
Pemerintah Gampong, sebut dia, juga pernah mendatangi Rohana untuk pengambilan data guna mendapat bantuan rehab rumah bersumber dana desa. Tapi, ulasnya, rumah itu semestinya jangan direhap saja, namun harus dibangun baru. “Karena kondisinya memang sudah sangat tidak layak, kondisinya saja sudah mau roboh,” terangnya.
Keuchik Gampong Baro L, Samsuni saat dikonfirmasi membenarkan jika rumah Rohana sudah sangat tak layak huni dan diusulkan untuk direhab. "Sudah kita usulkan direhab menggunakan dana desa. Namun, Rohana menolak karena rumah tersebut tidak bisa lagi direhab setengah-tengah, tapi harus dibangun permanen,” tutur Samsuni.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Aceh Jaya, Tgk Yusri turun langsung guna melihat kondisi rumah Rohana yang saat ini sudah sangat memprihatinkan. Bersama dengan Ketua Baitul Mal Aceh Jaya, Wabup menegaskan, Pemkab Aceh Jaya melalui Baitu Mal akan segera membangun rumah tersebut.
"Kita sudah meminta data administrasi kependudukan keluarga tersebut untuk kita berikan ke pihak Baitu Mal Aceh Jaya untuk ditindaklanjuti sesegera mungkin, yaitu kita bangun rumah layak huni," ujarnya. Tgk Yusri menambahkan, bahwa pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat miskin juga merupakan program unggulan ‘Gerbang Raja Sejati’ untuk membebaskan Aceh Jaya dari rumah tidak layak dihuni.(c52)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wabup-aceh-jaya-tgk-yusri-berdialog-dengan-rohana.jpg)