Breaking News:

MTQ Mahasiswa Nasional

Unsyiah Juara Fahmil Quran MTQMN

Perolehan nilai ini sangat tipis dibandingkan nilai Universitas Indonesia yang memperoleh 1.105 dan Universitas Negeri Malang 1.050.

Penulis: Mursal Ismail | Editor: Mursal Ismail
For serambinews.com
Tim fahmil Unsyiah, Banda Aceh, yang meraih juara pertama di ajang MTQMN XVI 

Perolehan nilai ini sangat tipis dibandingkan nilai Universitas Indonesia yang memperoleh 1.105 dan Universitas Negeri Malang 1.050.

Unsyiah Juara Fahmil Quran MTQMN

Laporan Mursal Ismail | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Regu Fahmil Quran Unsyiah yang digawangi Amran Wali (Fakultas Kedokteran), Muammar (Fakultas Kedokteran), dan M Iqbal Fathani (Teknik Sipil) berhasil meraih juara pertama cabang fahmil quran MTQ Mahasiswa Nasional XVI.

Final ini berlangsung dramatis di Gedung AAC Dayan Dawood, Jumat (2/8/2019) pagi.

Regu Unsyiah berhasil mengumpulkan nilai akhir 1.200.

Perolehan nilai ini sangat tipis dibandingkan nilai Universitas Indonesia yang memperoleh 1.105 dan Universitas Negeri Malang 1.050.

Keberhasilan regu Unsyiah disambut suka cita dan pekikan “Allahuakbar” dari para penonton yang memenuhi hall AAC Dayan Dawood.

Muammar, Ketua Regu, mengaku terharu dengan keberhasilan ini. Terlebih lagi ini merupakan juara pertama bagi Unsyiah di ajang MTQMN tahun ini.

“Kami tak punya daya dan kekuatan apa-apa, semua ini merupakan berkat dari Allah Swt,” ujarnya terbata bata seperti dikutip Ferhat Muchtar, dari tim Humas MTQMN XVI.

Baca: Pejabat Non-Muslim Unima Sulawesi Utara Dukung Kafilah ke MTQMN di Unsyiah, Mengaku Pertama ke Aceh

Baca: Cerita Kafilah Universitas Borneo Tarakan Menuju MTQMN di Unsyiah, Butuh Dua Hari untuk Tiba di Aceh

Baca: Heboh, Pos Satpam Rumah Menteri Susi Dilempar Batu Oleh Orang Tak Dikenal

Di babak final ini, Unsyiah bersaing dengan Universitas Indonesia, Universitas Negeri Malang, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Negeri Yogjakarta.

"Keberhasilan Muammar dan kawan-kawan menjadi jawara fahmil kali ini, langsung viral di dunia maya dan mendapat apresiasi yang luar biasa, terutama dari civitas akademika dan alumni Unsyiah," ujar Koordinator Bidang Humas dan Publikasi MTQMN XVI, Dr Zulkarnain Jalil MSi.  

Menurut Zulkarnain, yang lebih membanggakan lagi, tim dewan hakim semua dari luar Unsyiah, karena ada regulasi bahwa tuan rumah tidak boleh jadi dewan hakim demi  menjaga netralitas dan transparansi MTQMN. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved