Tiga Tim Bersaing Ketat di Liga 3 PSSI Aceh
Persaingan ketat terjadi di Grup D kompetisi Liga 3 PSSI Aceh 2019 yang dipentaskan di Stadion Data Gumpung, Kota Jantho, Aceh Besar
BANDA ACEH - Persaingan ketat terjadi di Grup D kompetisi Liga 3 PSSI Aceh 2019 yang dipentaskan di Stadion Data Gumpung, Kota Jantho, Aceh Besar. Karena, tiga tim berpeluang lolos ke putaran kedua.
Tiga kesebelasan itu tuan rumah PSAB Aceh, PSAP Sigli, dan Persimura Beureunuen. Betapa tidak, ketiga konsestan tersebut sama-sama memiliki nilai tiga. Namun, tuan rumah dan PSAP Sigli sudah melakoni dua pertandingan. Praktis, keduanya hanya memiliki satu partai tersisa.
Di duel kemarin, tuan rumah PSAB dipaksa menyerah di tangan PSAP Sigli, 1-2. Dua gol kemenangan anak-anak Sigli dilesatkan oleh Zulfathani ketika pertandingan baru bergulir enam menit. Sementara satu gol lainnya disumbangkan Muzakir pada menit 62.
Kemenangan anak-asuh Harmius dan Musanif tersebut harus dibayar mahal. Sejak menit 82, PSAP harus bermain dengan 10 pemain menyusul Ikhsan Muharram diusir dari lapangan. Wasit asal Selatan, Junaidi memberikan kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain tuan rumah.
Di menit akhir laga, PSAB berhasil memperkecil kekalahan dari eksekusi penalti Rahmad Asmadi. Tendangan 12 pas terpaksa diberikan setelah terjadi hands-ball dalam kotak terlarang. Tanpa ampun wasit langsung menunjuk titik putih. Eksekusi penalti Rahmas Asmadi mendarat mulus ke gawang lawan.
Meski kalah, peluang pasukan Muchlis Zulkifli-Yusri A ke putaran kedua belum tertutup. Mereka masih memiliki satu pertandingan sisa pada Selasa (6/8) petang. Jika ingin lolos, maka tak ada pilihan bagi Khairil Anwar dkk harus mengalahkan Persimura. Kalau berhasil menang, maka mereka dipastikan melaju.
Di Grup C yang dipentaskan di Stadion Seribu Bukit, Gayo Lues, PS Simuelue sukses mengamankan tiga angka setelah menang 2-0 atas Persitas Takengon, Aceh Tengah. Sepasang gol anak-anak kepulauan tersebut dihasilkan Muhammad Rice dua menit menjelang turun minum, dan Rivano Alafanta menit 72.
Di partai kedua, laju tuan rumah PSGL Gayo Lues terhambat oleh Persilatama Takengon. Dalam duel menarik dan ketat itu, kedua kesebelasan harus puas bermain imbang. Hingga 90 menit pertandingan bubaran, PSGL ditahan seri Persilatama 1-1.
Dari Stadion Kota Langsa, tuan rumah PSBL Langsa bangkit dari penampilan pertama mereka. Selepas bermain draw 1-1 dengan tim debutan Tamiang United, Elang Biru–julukan PSBL–berhasil mengatasi perlawanan Persati Kuala Simpang 2-0. Gol tuang diciptakan Wahyu Aritoko menit 16, dan Maulana Afzal ‘19.
Atas kemenangan itu, Zulbara dkk menerima bonus dari manajemen PSBL Rp 5 juta ditambah Rp 1,5 juta lagi dari pribadi Seketaris PSBL Langsa, Hasan Basri. "Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi kami. Terima kasih kami ucapkan kepada pendukung dan masyarakat Langsa," ujar manajer PSBL, Ray Iskandar.
Sementara di partai kedua, PS Peureulak Raya menang susah payah ketika bertemu dengan PSKBS Kuta Binjei. Gol tunggal kemenangan mereka datang dari jasa Mukhlis pada menit 27. Kemenangan ini membuka peluang Peureulak dan PSBL untuk bersaing dengan Persidi Idi.(ran/zb)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pslb-6.jpg)