Berita Aceh Utara
Kabut Asap dari Aceh Barat Sampai ke Aceh Utara, Ini Penjelasan BMKG
"Hasil pantauan terkini di seputaran bandara (Bandara Malikussaleh, Aceh Utara) ada kabut. Namun dalam posisi aman dengan jarak pandang masih 5 km,"
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
"Hasil pantauan terkini di seputaran bandara (Bandara Malikussaleh, Aceh Utara) ada kabut. Namun dalam posisi aman dengan jarak pandang masih 5 km,"
Kabut Asap dari Aceh Barat Sampai ke Aceh Utara, Ini Penjelasan BMKG
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara memastikan, Kamis (8/8/2019) pagi, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aceh Barat sudah sampai di Aceh Utara.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Kharendra Muiz, menyebutkan hasil pantuan terkini pihaknya, ada kabut asap.
Namun dalam kategori aman. "Hasil pantauan terkini di seputaran bandara (Bandara Malikussaleh, Aceh Utara) ada kabut. Namun dalam posisi aman dengan jarak pandang masih lima kilometer," katanya.
Kharendra meyakini kalau kabut asap tersebut, ekses dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat.
"Benar, sesuai arah angin terupdate dari arah barat laut ke barat," pungkasnya.
Adapun cuaca di Lhokseumawe, sesuai pantauan Serambinews.com, berawan, tidak ada sinar matahari, seperti berkabut walau tidak mengganggu pandangan.
Baca: Aceh Barat Siaga Darurat Asap Karhutla, Wakil Ketua DPRK: Butuh Pemetaan Lahan Gambut
Baca: BNPB Pusat Kirim Satu Unit Helikopter Ke Aceh Barat Untuk Padamkan Karhutla
Baca: Aceh Barat Siaga Darurat Asap Karhutla, Dinkes Siapkan 10 Ribu Masker
Seperti diberitakan Harian Serambi hari ini, Kamis (8/8/2019), kabut asap yang menyelimuti Aceh Barat sudah semakin pekat, seiring makin parahnya karhutla di sana.
Pemkab juga telah menetapkan status siaga darurat asap yang akan berlaku hingga 31 Oktober 2019.
Upaya pemadaman karhutla juga masih terus berlangsung.
Informasi yang diperoleh Serambi, Rabu (7/8), pemadaman dilakukan di beberapa titik, salah satunya di kawasan Alue Penyareng, Kecamatan Meureubo.
Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang berasal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, TNI, dan Polri.
"Tim sedang memadamkan di Alpen (Alue Penyareng)," ujar seorang petugas BPBD kepada Serambi.
Selain di Alpen, titik kebakaran lahan juga terdapat di Kecamatan Bubon yang tersebar mulai dari Seuneubok Trap, Suak Pangkat dan Peulante, serta di Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan. Selain itu juga ada titik baru karhutla, yakni di Kecamatan Woyla Barat.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMGK) Meulaboh-Nagan Raya, Rizky P Hartiwi STr, menyebutkan, hingga kemarin terdeteksi ada dua titik karhutla, yakni di Kecamatan Bubon dan Woyla Barat.
"Sejauh ini belum ada potensi hujan hingga tiga hari ke depan," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/arah-angin.jpg)