Penemuan

Siswa SMA Insan Madani Ini Temukan Plastik Kemasan Higenis dari Kitosan Kulit Udang dan Asam Sunti

Penelitian ini telah dilakukan selama 2 bulan di Laboratorium FKIP Biologi dan Laboratorium FKIP Kimia Universitas Syiah Kuala dan Laboratorium SMA In

Siswa SMA Insan Madani Ini  Temukan Plastik Kemasan Higenis dari Kitosan Kulit Udang dan Asam Sunti
SERAMBINEWS.COM/Foto Dok Insan Madani Meukek
Siswa SMA Insan Madani, Ismil Huda dan M Nauval Sulkhan berhasil menemukan formulasi kemasan Plastik higenis dari kitosan kulit udang dan Asam Sunti. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Dua siswa SMA Insan Madani Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, Ismil Huda dan M Nauval Sulkhan berhasil menemukan formulasi kemasan Plastik higenis dari kitosan kulit udang dan Asam Sunti.

Penelitian ini telah dilakukan selama 2 bulan di Laboratorium FKIP Biologi dan Laboratorium FKIP Kimia Universitas Syiah Kuala dan Laboratorium SMA Insan Madani.

"Mulai dari pertengahan Juni hingga awal agustus 2019. Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengikuti kompetisi OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang di Jakarta," kata Kepala Sekolah SMA Insan Madani, Aidillah kepada Serambinew.com, Jumat (9/8/2019).

Diungkapkan Aidillah, awal ide dari penelitian ini adalah dengan melihat kondisi tingginya produksi sampah di Indonesia yang merupakan masalah besar negara ini.

Terlebih lagi dengan hebohnya berita kematian seekor paus yang dikarenakan memakan plastik.

"Terlebih lagi, plastik merupakan sampah anorganik yang membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Oleh sebab itu perlu dipikirkan sebuah solusi menciptakan plastik yang degradable sehingga ramah lingkungan," jelasnga.

Ditambah lagi, kata Aidillah, pembuatan plastik degradable yang higenis (anti bakteri dan anti jamur) menggunakan bahan yang menjadi kearifan lokal masayarakat Aceh.

"Oleh sebab itulah, saya mengajukan ide tersebut kepada siswa untuk dapat membuat formulasi kadar asam sunti yang cocok untuk menciptakan kemasan plastik higenis tersebut," timpal Rivan Rinaldi, selaku Guru Pembimbing Penelitian tersebut.

Baca: Sengketa Penetapan Anggota DPRK Bireuen Selesai, MK Tolak Gugatan Pemohon

Baca: Sapi Kurban Jokowi untuk Aceh Rp 80 Juta, Beratnya 1,1 Ton, Ini Lokasi Penyembelihan

Baca: Pangdam IM Tutup TMMD di Bireuen, Ini Fasilitas yang Rampung Dikerjakan

Dijelaskan Rivan, berdasarkan beberapa referensi mengatakan, bahwa asam sunti mengandung zat anti mikroba yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Halaman
123
Penulis: Taufik Zass
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved