Pelantikan Anggota DPRK Terpilih

25 Anggota DPRK Lhokseumawe Terpilih belum Serahkan SKCK, Ini Nama-namanya

Hingga Senin (12/8/2019), belum satu pun anggota dewan terpilih yang menyerahkan SKCK terbaru itu ke KIP Lhokseumawe.

25 Anggota DPRK Lhokseumawe Terpilih belum Serahkan SKCK, Ini Nama-namanya
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
SERAMBI/SAIFUL BAHRI Ketua KIP Lhokseumawe Mohd Tasar (kanan) didampingi Anggotanya Muyadi menarik berkas pendaftaran Bacaleg dari Parpol PAN, Minggu (15/7/2018). 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sebanyak 25 anggota DPRK Lhokseumawe yang baru ditetapkan Komisi Indepeden Pemilihan (KIP) diwajibkan untuk menyerahkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) terbaru, untuk proses pengusulan SK ke Gubernur Aceh.

Namun hingga Senin (12/8/2019), belum satu pun anggota dewan terpilih yang menyerahkan SKCK terbaru itu ke KIP setempat.

Ketua KIP Lhokseumawe, Mohd Tassar, menjelaskan bahwa usai pleno penetapan 25 anggota DPRK Lhokseumawe terpilih, maka pihaknya wajib menyerahkan hasil pleno beserta administrasi setiap anggota dewan terpilih ke Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Karena Pemerintah Kota Lhokseumawe yang akan mengajukan permohonan ke Gubernur Aceh untuk pembuatan SK penetapannya.

Melalui SK penetapan Gubernur Aceh, baru kemudian ke 25 dewan terpilih bisa dilantik. 

Administrasi anggota dewan yang akan disertakan adalah ijazah, surat bebas narkoba, SKCK dan lainnya yang sebenarnya sudah diajukan saat pendaftaran sebagai calon legislatif dan sudah diserahkan ke Pemerintah Kota Lhokseumawe.

"Namun pada rapat koordinasi dengan Gubernur Aceh dua pekan lalu, diputuskan bahwa setiap anggota dewan terpilih wajib membuat SKCK baru, guna memastikan anggota dewan yang akan dilantik ini tidak terlibat dalam kasus pidana," papar Mohd Tassar.

Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, pihaknya sudah menginformasikan kepada seluruh anggota dewan terpilih di Lhokseumawe agar mengurus SKCK yang baru.

Tapi sampai saat ini belum ada yang menyerahkan SKCK terbaru ke pihaknya.

"Sesuai jadwal pelantikan yang akan dilangsungkan September mendatang, kami harapkan pada pertengahan bulan ini SKCK itu sudah diserahkan. Selanjutnya akan kami serahkan ke Pemko Lhokseumawe untuk proses pengurusan SK Gubernur Aceh," demikian Mohd Tassar.

Baca: PNS Pemko Lhokseumawe Dapat Tambahan Libur Dua Hari, Tapi Ada Syaratnya

Baca: Listrik untuk 7.000 Pelanggan di Lhokseumawe dan Aceh Utara Padam, Ini Penjelasan PLN

Baca: Kisah Istri Wali Kota Lhokseumawe Temani Suaidi dari Bergerilya di Rimba hingga ke Meuligoe

Sedangkan nama 25 anggota DPRK terpilih itu, sesuai daerah pemilihannya, yakni untuk Dapil Blang Mangat: Akmal (Gerindra), Roslina SKom (Demokrat) dan Fauzan (Partai Aceh).

Dapil Muara Dua: Marhaban dan Julianti (Partai Aceh), Abdurrahman Yusuf (PKS), Irwan Yusuf (Gerindra), T Abdul Hakim (Demokrat), dan Hamzah M Ali (PAN).

Dapil Banda Sakti: Mahmudi Harun dan Azhari (Partai Aceh), Nurul Akbari dan M Ismail Shaleh (Gerindra), Nurhayati Azis (PKB), Jailani Usman (Golkar), Azhar Mahmud (Nasdem)
Suryadi (PAN), Dicky Saputra (PKS), T Sofianus (Demokrat), dan Said Fachri (PNA).

Untuk Dapil Muara Satu: Ismail dan Faisal (Partai Aceh), Sudirman Amin (Nasdem), Masykurdin El-Ahmadi (Golkar), dan Zulkaidi (Gerindra).(*)

Baca: Wali Kota Minta Game PUBG Diblokir, Kirim Surat Resmi untuk Telkom

Baca: Jangan Cemooh Kekhususan Aceh  

Baca: Semburan Gas di Karangbaru Belum Teratasi  

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved